Rabu, 29 Oktober 2014

profil ponpes

YAYASAN PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BAWANG-BATANG PONDOK SALAFIYAH PUTRA DARUSSALAM PONDOK SALAFIYAH PUTRI DARUSSALAM WAJAR DIKNAS TK. WUSTHO DARUSSALAM MDU ( ULYA ) PUTRA DARUSSALAM MDU ( ULYA ) PUTRI DARUSSALAM MDA DARUSSALAM TPQ/TPA DARUSSALAM RA/TK DARUSSALAM TAHUN 2013 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ii HALAMAN SAMPUL iv KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI vii 1 PENDAHULUAN 1 1.2 Sejarah Berdiri dan Perkembangan Pondok Pesantren 1 2 ORGANISASI KELEMBAGAAN DAN KEPENGURUSAN 15 2.1 Organisasi Kelembagaan 15 2.2 Susunan Pengurus 15 2.2.1 Sususnan Pengurus Yayasan Darussalam 15 2.2.2 Sususnan Pengurus Ponpes Putra Darussalam 15 2.2.3 Sususnan Pengurus Ponpes Putri Darussalam 15 2.2.4 Sususnan Pengurus MDA Darussalam 15 2.2.5 Sususnan Pengurus TK/RA Darussalam 15 3 KEGIATAN PENDIDIKAN 20 3.1 Pendidikan Sekolah / Formal 21 3.1.1 Wajar Diknas TK Wustho Darussalam........................................21 3.1.2 Raudhatul Athfal ( RA/TK ) Darussalam….................................23 3.2 Pendidikan Kepesantrenan, TPQ/MDA, MDW dan MDU 24 3.2.1 TPQ / Madin Awaliyah Darussalam …….………………………26 3.2.2 Madin Wustho dan Ulya Darussalam 27 3.2.3 Majlis Ta’lim dan Pengajian Kitab Kuning 27 3.3 Kegiatan Ekstrakurikuler 27 3.3.1 Khithobah dan Muhadarah 27 3.3.2 Bimbingan Komputer 27 3.3.3 Bimbingan Keterampilan Pengelasan dan Pertanian 27 4 KEADAAN SANTRI, KYAI dan USTADZ/GURU 28 4.1 Data Santri ……………… 28 4.1.1 Santri Mukim ……………… 28 4.1.2 Santri Non Mukim ; TK/RA, TPQ/MDA dan Ponpes ………… 28 4.2 Data Kyai dan Ustadz/Guru 31 5 KEADAAN SARANA DAN PRASARANA 33 5.1 Tanah………………… 35 5.1.1 Luas Tanah ..……………………………………………..……. 36 5.1.2 Status Tanah 37 5.2 Bangunan 39 5.2.1 Luas Bangunan 37 5.2.2 Fasilitas Bangunan 37 5.2.3 Denah Bangunan dan Tanah 37 6 PROGRAM PENGEMBANGAN PONPES DAN MASYARAKAT 33 7 KEADAAN SOSIAL MASYARAKAT SEKITAR PONPES 33 8 PENUTUP………….. 33 LAMPIRAN-LAMPIRAN Akta Notaris Piagam Wajar Dikdas Piagam Madrasah Diniyah Sertifikat Tanah Wakaf Foto-foto 1. Pendahuluan 1.1 Sejarah Berdiri dan Berkembangan Pondok Pesantren Darussalam Pondok Pesantren ( PP ) Darussalam yang berada di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, merupakan sosok pesantren yang telah mengalami sejarah panjang. Jika ditelusuri lebih jauh asal mula berdirinya PP. Darussalam merupakan perkembangan dari sebuah tempat pengajian yang didirikan oleh seorang ulama yang bernama K. Khasan Ma’ruf. Beliau adalah seorang Kyai yang menyebarluaskan ajaran Islam di Kecamatan Bawang. Sehingga dengan demikian sejarah perkembangan Ponpes Darussalam tidak lepas dari sejarah perkembangan agama Islam di Kecamatan Bawangdan sekitarnya. Sekitar tahun 1915 M. datang seorang ulama yang bernama K. Khasan Ma’ruf dengan dua puteranya yaitu Jalal Suyuti dan Suhud, kemudian mereka bermukim dan membangun mushola di Desa Bawang tepatnya di RT 15/05 Blok I Bawang (sekarang PP. Darussalam). Pada perkembangn selanjutnya karena banyak sekali santri-santri yang bermukim di langgar (mushola) tersebut, maka dibangun 4 bilik kamar untuk menginap para santri baik nduduk (kalong) ataupun santri mukim yang berasal dari berbagai daerah seperti Kecamatan Bawang, Wonosobo, dan Banjarnegara. Karena belum ada nama secara resmi, masyarakat sekitar Bawang member nama dengan sebutan Langgar Pondok. Setelah K. Khasan Ma’ruf wafat, perkembang agama Islam di Bawang dilanjutkan oleh kedua puteranya, K. Jalal Suyuti dan K.Suhud. K. Jalal mempunyai 3 putera; K. Masyhuri, K. Abd. Qodir dan K. Khusnin Sholeh, beliau membangun rumah di sebelah utara Desa Bawang dan mengembangkan agama Islam disana dengan membangun MUshola (sekarang mushola Assyafi’iyyah di asuh oleh K. Muh putera bapak K. Masyhuri). Adapun Langgar Pondok diteruskan oleh K. Suhud dan sepeningglanya beliau kemudian diteruskan oleh puteranya yang bernama K. Kholil pada tahun 1945 s/d 1954 M, karena beliau kemudian pindah ke Desa Jambangan sampai wafat di desa tersebut. Pada tahun 1960 M Langgar Pondok tersebut direhab oleh H. Musthofa besan dari K. Jalal Suyuti. Dan empat tahun kemudian yakni tahun 1964 M putera pertama Bapak H. Musthofa yang bernama Achmad Fauzi pulang dari menuntut ilmu di Pondok Pesantren Kaliwungu dan Pare Kediri, beliau bersam puteranya merehab yang kedua kalinya Langgar Pondok tersebut dan di beri nama Al-Alim (Aribattul Muta’alim). Pada tahun 1987 M Ponpes AL ALIM atas dorongan dari adik-adik H. Achmad Fauzi dan masyarakt membangun kembali dan mengganti nama menjadi PONPES DARUSSALAM PUTRA PUTRI. Nama tersebut digunakan sampai sekarang, Pondok putra di asuh oleh KH. A. Fauzi Musthofa dan Pondok putrid di asuh oleh KH. Muzamil Musthofa. Dengan demikian Pondok Pesantren dengan nama Darussalam putra putrid resmi berdiri pada tahun 1987 oleh KH. A. Fauzi Musthofa sampai tahun 2007. Pondok Pesantren Darussalam telah berumur 20 tahun. 2. ORGANISASI KELEMBAGAAN DAN KEPENGURUSAN 2.1. Organisasi Kelembagaan Pengelolaan Pondok Pesantren Darussalam pada awalnya menganut sistem manajemen “Tradisional” dengan figure sentral seorang Kyai. Pada tahun 2003, manajemen pondok pesantren mengalami perkembangan, yaitu dengan didirikannya Yayasan Pondok Pesantren Darussalam dengan akte notaries Tn. Muhammad Sauki, SH tahun 2003 nomor 135 pada tanggal 19 Agustus 2003. Meskipun pengelola dan penyelenggara pondok ditangani oleh yayasan, namun keberadaan yayasan tersebut hanyalah sebuah organisasi. Pelaksanaan kepemimpinan dari masing-masing bidang pendidikan mempunyai otonomi masing-masing. Pondok Pesantren Darussalam Putra dan Wajar Dikdas pelaksana kepemimpinannya adalah KH. Achmad Fauzi Musthofa, Pondok Pesatren Darussalam Putri di asuh oleh KH. Muzamil Musthofa dibantu isterinya, Madin Wustho dan Ulya putri dipimpin Ustadz Muh. Irfan. Adapun Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darussalam, Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Darussalam dan Raudlatul Athfal (RA/TK) pengelolaan dan penyelenggaraannya bekerjasama dengan masyarakat Desa Bawang. TPQ dan MDA Darussalam denga kepala Madrasah Agus Adib, S.Ag, sedangkan RA/TK Darussalam dikepalai ibu Nahdhiyah. Struktur organisasi yayasan terdiri dari tiga orang Pembina yayasan, seorang ketua, seorang sekretaris, seorang wakil sekretaris dan seorang bendahara serta beberapa orang yang membidangi seksi-seksi kegiatan. 2.2. Susunan Pengurus 2.2.1 Susunan Pengurus Yayasan Susunan pengurus yayasan terdirin dari Pembina, Pengurus dan Pengawas, sebagai berikut: Pembina : 1. KH. A. Fauzi Musthofa : 2. KH. Muzamil Musthofa : 3. H. Abdul Munir Pengurus Ketua Sekretaris Wakil Sekt. Bendahara : Ni’ma Rofiq : H. Abdul Hadi MF : Agus Adib, S.Ag : Badrun Musthofa Pengawas : 1. Masturi : 2. Muhammad Atoillah : 3. Drs. Muhtarom : 4. M. Syafi’ : 5. Badrudien Hadi 2.2.2 Susunan Pengurus Ponpes Putra Darussalam Susunan Pengurus Ponpes Putra Darussalam terdiri dari Pengasuh, Pembina dan Pengurus, sebagai berikut: Pengasuh : KH. A. Fauzi Musthofa Pembina : 1. Ni’ma Rofiq : 2. Muhammad Atoillah : 3. M. Masturi (Kepala MDU Putra) : 4. M. Syafi’ Pengurus Ketua Sekretaris Wakil Sekt. Bendahara : A. Shidiqun : Nur Khotim : Khoirudin : A. Rojab  Seksi-seksi Pendidikan Kebersihan Keamanan Kes/Olah raga : Zaenal Abidin : Abdullan : Zubaidi : A. Mu’in 2.2.3 Susunan Pengurus Ponpes Putri Darussalam Susunan Pengurus Ponpes Putri Darussalam terdiri dari Pengasuh, Pembina dan Pengurus, sebagai berikut: Pengasuh : KH. Muzamil Mf, dan Ny. H. Ruqoyah Pembina : 1. Agus Adib, S.Ag : 2. H. Nafiussokhib, S.Agi : 3. M. Irfan (Kepala Madin Ulya Putri) : 4. Zulfa Sowam Pengurus Ketua Sekretaris Wakil Sekt. Bendahara : Hikmatus Sholehah : Arina Ilman Nafi’a : Hasanah : A. Hinatul Azizah Seksi-seksi Pendidikan Kebersihan Keamanan Kes/Olah raga Kesenian : Nur Anisah : Nur Zaenah : Sholekhatun : Nurkhofifah : Nur Qoidah 2.2.4 Susunan Pengurus Madrasah Diniyah Awaliyah Darussalam Susunan Pengurus MDA/TPQ Darussalam terdiri dari Penasehat dan Penggurus, sebagai berikut: Penasehat : 1. KH. A. Fauzi Musthofa : 2. KH. Toha Mas’ud : 3. KH. Muzamil Musthofa Pengurus Ketua Wakil Ketua Sekretaris Wakil Sekt. Bendahara : KH. Zaenal Faizin : KH. Muh. Hasjim : Mustaghfirin, S.Pd : Aminudin N, A.Md : H. Marino Abd. Aziz Seksi-seksi Pendidikan Agama Kebersihan Keamanan Kes/Olah raga Kesenian : Agus Adib, S.Ag (Kepala MDA/TPQ) : KH. Dimyathi : Bukhari : Nur Nafisholekhatun : Asrofi Ms : Zaenal Arifin 2.2.5 Susunan Pengurus TK/RA Darussalam Susunan Pengurus TK/RA Darussalam terdiri dari Penasehat dan Penggurus, sebagai berikut: Pengurus Ketua Sekretaris Wakil Sekt. Bendahara : Khuriyah : Maslakha : Murdiyati : Hj. Tien Marino Seksi-seksi Pendidikan Kebersihan : Nahdiyah, A.Md (Kepala RA/TK) : Umul Farida 3. KEGIATAN PENDIDIKAN 3.1 Pendidikan Sekolah/Formal Pondok Pesantren Darussalam sejak tahun 2002 mengikuti program pemerintah dalam memberantas buta huruf dengan menyelenggarakan program wajib belajar pendidikan dasar sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Meteri Agama Nomor: 1/U/KB/2000 dan MA/86/2001 tentang Pondok Pesantren Salafiyah sebagai Pola Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Sedangkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dalam rangka menyiapkan pendidikan sejak usia dini dibidang agama, maka Pondok Pesantren Darussalam bekerja sama dengan masyarakat mendirikan RA/TK Darussalam pada tahun 1996. 3.1.1 Wajar Dikdas Darussalam Data Umum: Nama PPS Alamat Nomor Statistik Pesantren Tahun Berdiri Nomor Piagam Wajar Dikdas Nama Pimpinan Pondok Ketua Komite Penanggung Jawab Program Guru Pengajar Jumlah Siswa : Darussalam : RT/RW. 15/V Bawang-Batang : 04232505005 : 2002 : Mk. 15/5.b/PP.007/1329/2002 : KH. A. Fauzi Mf : Ni’ma Rofiq : Agus Adib, S.Ag : 8 Orang : 149 3.1.2 TK/RA Darussalam Data Umum: Nama TK/RA Alamat Nama Kepala TK/RA Tahun Berdiri Guru Pengajar Jumlah Siswa : Darussalam : RT/RW. 15/V Bawang-Batang : Nahdiyah, A.M.Pd : 1996 : 3 Orang, 1 merangkap Kepala RA : 54 3.2 Pendidikan Kepesantrenan, TPQ, MDA, Madin Wustho dan Ulya 3.2.1 TPQ dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Data Umum: Nama TK/RA Alamat Nama Kepala Madrasah Tahun Berdiri Ustadz Pengajar Jumlah Siswa : Darussalam I : RT/RW. 15/V Bawang-Batang : Agus Adib, S.Ag : 1987 : 20 Orang : 243 3.2.2 Madin Wustho / Ulya Darussalam Putra dan Putri Data Umum: Nama Madin Wustho/Ulya Alamat Nama Kepala Madrasah Tahun Berdiri Ustadz Pengajar Jumlah Santri Nama Madin Wustho/Ulya Alamat Nama Kepala Madrasah Tahun Berdiri Ustadz Pengajar Jumlah Santri : Darussalam II (Putri) : RT/RW. 15/V Bawang-Batang : Muh. Irfan : 1987 : 8 Orang : 87 : Darussalam III (Putra) : RT/RW. 15/V Bawang-Batang : M. Masturi : 1987 : 8 Orang :76 3.2.3 Majlis Ta’lim dan Pengajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Darussalam setiap 40 hari/selapan sekali, selalu mengadakan kegiatan Majlis Ta’lim/Pengajian yang dihadiri oleh para Alumni Pondok Pesantren dan Wali Santri dengan maksud untuk menjalin silaturahim kepada masyarakat dan memberikan siraman rohani serta memecahkan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat tentang hukum-hukum agama. Adapun Pengajian Kitab Kuning (yang tidak diajarkan melalui Madin) dalam Pondok Pesantren Darussalam disampaikan dengan dua metode, yakni sistem Sorogan dan Bandungan. Sistem Sorogan, santri menghadap satu persatu dimulai dari kitab yang paling kecil seperti Sapinah, Sulamun Najah, Taqrib dan lain-lain. Dimana jenjang pendidikan ditentukan oleh kekhataman anak tersebut dalam mengaji yang sudah ditentuka Pondok. Sistem Sorogan biasanya diterapkan pada santri pemula atau tingkat dasar. Sistem Bandungan, yakni Kyai atau Ustadz membacakan sebuah kitab dan para santri menyimak sambil member makna pada kata-kata yang dianggap sulit. Sistem ini digunakan untuk santri yang sudah cukup mampu makna/absahan dan biasanya mereka adalah santri-santri yang sudah cukup lama bermukim di Pondok Pesantren. Adapun kitab-kitab yang sering digunakan untuk Bandungan adalah kitab Fikih; Tausikh Syarah kitab Fatul Qorib, Mahhali, Fathul Wahab, Kitab Tafsir; Tafsir Munir, Tafsir Jalalain, Kitab Akhlak; Ihya’ Ulumudin, Tarhib wa Targhib, Durotun Nasikhin, Irsyadu Ibad dll, Kitab Hadits; Bulughul marom, Shohih BUkhori, Shohih Muslim dll. 3.3 Kegiatan Ekstra kurikuler Kegiatan ekstra kurikuler di Pondok Pesantren Darussalam meliputi bidang keagamaan, keorganisasian, kesenian, olah raga dan keterampilan khusus. Bidang keagamaan seperti melaksanakan peringatan hari besar Islam dan pengajian akbar dalam rangka muwada’ah akhirussanah dan kenaikan tingkat. Bidang keorganisasian seperti melaksanakan pelatihan-pelatihan kepemimpinan dan praktek menjadi kepengurusan (membina dan mengasuh santri yang baru) Bidang olah raga seperti sepak bola, sepak takraw, bulu tangkis dan voli. Adapun keterampilan khusus meliputi khitobah dan muhadaroh, computer, pengelasan dan pertanian. 3.3.1 Khtobah dan muhadarah Khitobah dan muhadarah dilaksanakan setiap malam selasa secara bergiliran dan diperlombakan, seleksi yang terbaik akan ditampilkan di acara muwada’ah akhirussanah atau perlombaan antar Pondok Pesantren. Pondok Pesantren Darussalam tercatat selalu meraih juara pidato di even-even perlombaan baik tingkat Kecamatan maupun Kabupaten. 3.3.2 Bimbingan Komputer Bimbingan komputer dilaksanakan setiap minggu sekali khususnya untuk santri putri, bertempat di bimbingan komputer Kaiswa Darussalam denga fasilitas lima unit komputer. 3.3.3 Pengelasan dan pertanian Pengelasan dan pertanian untuk santri putra agar mempunyai keahlian tertentu, bertempat di bengkel pengelasan Ajirul Hasan Darussalam. Adapun pertanian langsung praktek dipersawahan milik Rama Kyai. 4. KEADAAN SANTRI, KYAI DAN USTADZ/GURU 4.1 Data Santri Santri Pondok Pesantren Darussalam pada tahun pelajaran 2012/2013 atau 1434/1435, terdiri dari santri mukim atau yang menetap di asrama pondok dan santri tidak mukim artinya santri yang tinggal diluar pondok pesantren dan belajar di pondok pesantren, 4.1.1 Data Santri Pendidikan Formal (TK dan Wajar Dikdas) Data Santri Wajar Dikdas Darussalam No Kelas Romongan belajar Jumlah Santri Ket. L P J 1 I 1 28 26 54 2 II 1 18 26 44 3 III 1 24 27 51 Jumlah 70 79 149 Data Siswa/Santri TK/RT Darussalam No Kelas Romongan belajar Jumlah Santri Ket. L P J 1 0 Kecil 1 9 12 21 2 0 Besar 1 13 14 27 Jumlah 22 26 48 4.1.2 Data Santri Pendidikan Non Formal (TPQ, MDA, MDW, MDU) Data Santri TPQ Darussalam No Kelas Romongan belajar Jumlah Santri Ket. L P J 1 A 1 10 11 21 2 B 1 10 10 20 Jumlah 20 21 41 Data Santri MDA Darussalam No Kelas Romongan belajar Jumlah Santri Ket. L P J 1 I 1 14 20 34 2 II 2 27 29 56 3 III 2 23 28 51 4 IV 1 12 18 31 5 V 1 23 27 50 6 VI 1 22 3 25 Jumlah 121 125 247 Data Santri MDW dan MDU, Kajian Kitab Pa/Pi No Kelas Romongan belajar Jumlah Santri Ket. L P J 1 I 1 20 15 35 Tk. Wushto 2 II 1 18 20 28 - 3 III 1 14 19 33 - 4 IV 1 11 21 32 Tk. Ulya 5 V 1 10 14 24 - 6 Kitab Salaf 8 8 16 - Jumlah 81 97 168 4.2 Data Kyai dan Ustadz/Guru 4.2.1 Data Kyai Meskipun dibawah naungan yayasan, pengelola dan pelaksana pendidikan mempunyai otonomi sendiri. Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren Putra Darussalam: KH. A. Fauzi Mustofa Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren Putri Darussalam: KH. Muzamil Mustofa Pengasuh/Pimpinan Madrasah Diniyah Awaliyah/TPQ, TK: KH. Zaenal Faizin 4.2.2 Data Ustadz/Guru Tenaga pengajar adalah keluarga besar pimpinan pondok dan masyarakat/tokoh agama di sekitar pondok pesantren Darussalam dari latar belakang berbagai disiplin ilmu, tetapi yang terbanyak adalah dari lulusan pondok pesantren. Data Ustadz/Guru Wajar Dikdas Tk. Wushto No Nama Pend. Terk Status Mengajar 1 Agus Adib, S.Ag S1 G. WB Bhs. Indonesia/Inggris 2 Muhammad Atoillah S1 G. WB IPA/Matematika 3 M. Masturi SMA G. WB PPKN/IPS 4 Ulfiyaturrosyi, S.Pd S1 G. WB IPA/Matematika 5 Ani Azizah, S.SI S1 G. WB Bhs. Indonesia/Inggris 6 Umi Saroh, S.Ag S1 G. WB PPKN/IPS Data Ustadzah/Guru TK/RA No Nama Pend. Terk Status Mengajar 1 Nahdiyah, A.M.d D II G. K Guru Kelas 2 Murdiyati, A.Md D II G. WB Guru Kelas 3 Umul Farida, A.Md D II G. WB Guru Kelas Data Ustadz/dzah TPQ dan Madin Awaliyah No Nama Pend. Terk Status Mengajar 1 Agus Adib, S.Ag S1/PP G. WB Nahwu Shorof/Kepala 2 H. Nafiussohib, S.Ag S1/PP G. WB Nahwu Shorof 3 M. Masturi SMA/PP G. WB Nahwu Shorof 4 KH. Dimyati PPS G. WB Fiqih 5 M. Salim PPS G. WB Fiqih 6 KH. Drs. Muh. Hasjim S1/PP G. WB Fiqih 7 Zaenudin PPS G. WB Al-qur’an-Tajwid 8 Zarqoni PPS G. WB Al-qur’an-Tajwid 9 Nur Nafis PPS G. WB Al-qur’an-Tajwid 10 Maftukhin PPS G. WB Bahasa Arab 11 Budiyanto PPS G. WB Bahasa Arab 12 M. Barkah PPS G. WB Bahasa Arab 13 H. Mansur PPS G. WB Taukhid-Akhlak 14 A. Jihad PPS G. WB Taukhid-Akhlak 15 KH. Muzamil Mf PPS G. WB Taukhid-Akhlak 16 H. Nurhadi PPS G. WB Tarikh Nabi/Ke-NU-an 17 Asrofi PPS G. WB Tarikh Nabi/Ke-NU-an 18 Aminudin PPS G. WB Khot-BTA/TU 19 Aenu Rofiq PPS G. WB Guru Kelas dua 20 Abdullah Su’ud PPS G. WB Guru Kelas dua 21 Zaenal Arifin PPS G. WB Guru Kelas satu 22 Umul Farida PPS G. WB Guru Kelas TPQ 23 Zahrotul M PPS G. WB Guru Kelas TPQ Data Ustadz Madin Wustho dan Ulya Putra No Nama Pend. Terk Status Mengajar 1 KH. A. Fauzi Mf PPS G. WB Kitab Salaf/Tafsir-Hadits 2 Ni’ma Rofiq PPS G. WB Nahwu Shorof 3 M. Masturi SMA/PP G. WB Ushul Fiqh 4 Zaenal Abidin PPS G. WB Tauhid 5 Nur Nafis PPS G. WB Akhlak 6 A. Khotim S1/PP G. WB Fiqih 7 M. Mu’in PPS G. WB Bahasa Arab 8 Muhammad Atoillah PPS G. WB Tarikh Nabi Data Ustadz/dzah Madin Wushto dan Ulya Putri No Nama Pend. Terk Status Mengajar 1 KH. Muzamil Mf PPS G. WB Kitab Salaf/Tafsir-Hadits 2 Ny. Hj. Ruqoyah PPS G. WB Nahwu Shorof 3 H. Nafiussohib, S.Ag S1/PP G. WB Ushul Fiqh 4 Agus Adib, S.Ag PPS G. WB Tauhid 5 Maslakha PPS G. WB Akhlak 6 Muh. Urfan S1/PP G. WB Fiqih 7 Nur Anisah PPS G. WB Bahasa Arab 8 Nur Nafis PPS G. WB Tarikh Nabi 5. KEADAAN SARANA DAN PRASANA 5.1. Sertifikat Tanah 1) Tanah Wakaf a. 29 Desember 1992 diterbitkan sertifikat tanah wakaf dengan Nomor : Hak M.520 seluas 410 m2, tanah tersebut dipergunakan untuk Pondok Pesantren Darussalam; b. 29 Desember 1992diterbitkan sertifikat tanah wakaf dengan Nomor Hak M.521 m2, tanah tersebut dipergunakan untuk Musholla Darussalam; c. 29 Desember 1992diterbitkan sertifikat tanah wakaf dengan Nomor Hak M.522 m2, tanah tersebut dipergunakan untuk Madrasah Diniyah dan TK/RA Darussalam; d. Dalam proses sertifikat tanah wakaf seluas +/- 600 m2 untuk Madrasah Diniyah dan TK/RA Darussalam 2) Luas Tanah a. Wakaf : +/- 2115 m2 b. Pribadi Pengasuh : +/- 1200 m2 3) Prosentase Penggunaan Tanah (Denah Terlampir) a. Bangunan : 35 % b. Lapangan olah raga : 10 % c. Halaman dan tempat bermain : 10 % d. Dipakai lainnya : 45 % 5. POTENSI PONDOK PESANTREN DAN MASYARAKAT 6.1. Keadaan Sosial Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren Pondok Pesantren Darussalam terletak di sebelah timur bagian selatan Kabupaten Batang, yakni tepatnya di Desa Bawang Kecamatan Bawang lingkungan pondok pesantren ini sangat menguntungkan, karena penduduk di wilayah ini mayoritas beragama Islam, meski tidak seluruhnya tidak taat menjalankan ibadah, mereka pada umumnya warga Nahdiyin yang masih menjalankan tradisi keagamaan para wali seperti tahlil, manaqib, baca barjanji untuk memperingati mauled Nabi Muhammad SAW. Pondok Pesantren Darussalam terletak di lingkungan yang strategis yakni berada di jantung kota kecamatan sehingga mudah dijangkau oleh kendaraan atau transportasi serta mudah pula untuk mencukupi kebutuhan sehari-bari bagi para santri. Disamping itu penduduk wilayah Kecamatan Bawang sangat memperhatikan pendidikan keagamaan bagi para putra putrinya, hal ini terbukti dengan berkembang pesatnya pendidikan keagaamaan baik yang formal seperti RA, MI, MTs, dan MA atau yang non formal seperti Madin, TPQ dan Majelis Ta’lim. Bukti yang lain adalah siswa-siswi MTs dan MA “Sunan Kalijaga” yang kepengurusan yayasanny6a diketuai oleh KH. Achmad. Fauzi Mf, pada tahun 2012/2013 jumlahnya mencapai 700 siswa. Hal tersebut menunjukkan adanya perkembangan pesat pendidikan Islam di daerah Kecamatan Bawang yang sedikit banyak mendukung kemajuan Pondok Pesantren Darussalam khususnya dan untuk kemajuan pendidikan Islam di wilayah Kecamatan Bawang pada umumnya. 6.2. Program Pengembangan PPS dan Masyarakat Dalam rangka mengembangkan pondok pesantren dengan masyarakat, Pondok Pesantren Darussalam mengadakan program-program sebagai berikut : 1) Selapanan rutin setiap Minggu Wage dalam Majelis Ta’lim Darussalam yang bertujuan memecahkan masalah-masalah keagamaan di masyarakat. 2) Membangun jaringan alumni di masing-masing daerah, dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten dengan tujuan membentuk ukhwah, pendidikan sosial dan ekonomi. 3) Mengadakan istighosah dan mujahadah bersama masyarakat setiap selapan sekali dalam upaya meningkatkan nilai pengamalan keagamaan di masyarakat.