Kamis, 23 Februari 2012

Mukhorij Perawi Hadits dan Karyanya


 
PENGENALAN TERHADAP MUKAHRIJ (PERAWIHADITS) DAN KARYANYA ( MUKHARIJ) AL SITTAHDAN MUSNAD AHMAD
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“ Study Al hadits”
Disusun Oleh :Ahsinatun Najibah RohmahBayu Ragil Pristiwanto
FAKULTAS SYARI’AHJURUSAN MUAMALAHINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPELSURABAYA
2009
 
BAB IPENDAHULUAN
Pengetahuan tentang Hadits merupakan hal yang sangat penting bagi kita, selainagar kita bisa mengetahui asal- usul hadits, kita juga bisa mengetahui lebih jauh danmengenal lebih jauh tentang para perawi hadits yang masyhur, maupun yang tidak familiar di telinga kita, oleh karena itu, dalam makalah ini membahas tentang biografi para perawi yang merupakan salah satu pengetahuan tentang ilmu hadits, untuk mengetahui juga, apakah hadits yang diriwayatkan oleh perawi tersebut bersifat sahih,hasan, atau dhaif dan lain sebagainya.
BAB II
 
PEMBAHASANA. Biografi singkat perawi hadist.1. Abu Hurairah.
Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: يدذلا رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab: ةرره وبأ), adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal. merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada masa jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat danmemelihara kucing. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak 5.374 hadits. Diantara yang meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah berkata: "Tercatat lebih dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat dan tabi'in yang meriwayatkan haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau tahun 59 H, Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di Baqi'.
1
2. Al- Bukhary
 Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu Bardizbah Al-Bukhari (Arab: نب ةرغما نب هاربا نب عمسا نب م يخا بزدرب). But among Sunni Muslims he is known as Imam Bukhari. Tetapi dikalangan umat Islam Sunni dia dikenal sebagai Imam Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20 Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara (yang merupakan bagian dari Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan. ayahnya, Ismail Ibn Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana yang dikenal hadits meninggal sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga membuat suatu cara baru yang kuat untuk membedakan antaraHadits shahih dan yang tidak Shahih, sedangkan kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena pembahasan perawi- perawinya diserahkan kepada yanglebih kompeten dibidangnya.Al- Bukhary mengajukan syarat- syarat yang paling ketat disbanding yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping harus memenuhi syarat- syarat seorang perawi, beliau juga mengharuskan antara satu sanad dengan sanad yang lainnya juga memenuhi syarat persambungannya ( mutassil) yaitu : harus muasyarah, danliqa’.karena ketatnya persyaratan itu, sehingga kitab- kitab karya Al- Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu hadits eds 3. Hal 220-222



PENGENALAN TERHADAP MUKAHRIJ (PERAWIHADITS) DAN KARYANYA ( MUKHARIJ) AL SITTAHDAN MUSNAD AHMAD
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“ Study Al hadits”
Disusun Oleh :Ahsinatun Najibah RohmahBayu Ragil Pristiwanto
FAKULTAS SYARI’AHJURUSAN MUAMALAHINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPELSURABAYA
2009

BAB IPENDAHULUAN
Pengetahuan tentang Hadits merupakan hal yang sangat penting bagi kita, selainagar kita bisa mengetahui asal- usul hadits, kita juga bisa mengetahui lebih jauh danmengenal lebih jauh tentang para perawi hadits yang masyhur, maupun yang tidak familiar di telinga kita, oleh karena itu, dalam makalah ini membahas tentang biografi para perawi yang merupakan salah satu pengetahuan tentang ilmu hadits, untuk mengetahui juga, apakah hadits yang diriwayatkan oleh perawi tersebut bersifat sahih,hasan, atau dhaif dan lain sebagainya.
BAB II

PEMBAHASANA. Biografi singkat perawi hadist.1. Abu Hurairah.
Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: يدذلا رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab: ةرره وبأ), adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal. merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada masa jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat danmemelihara kucing. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak 5.374 hadits. Diantara yang meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah berkata: "Tercatat lebih dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat dan tabi'in yang meriwayatkan haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau tahun 59 H, Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di Baqi'.
1
2. Al- Bukhary
 Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu Bardizbah Al-Bukhari (Arab: نب ةرغما نب هاربا نب عمسا نب م يخا بزدرب). But among Sunni Muslims he is known as Imam Bukhari. Tetapi dikalangan umat Islam Sunni dia dikenal sebagai Imam Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20 Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara (yang merupakan bagian dari Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan. ayahnya, Ismail Ibn Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana yang dikenal hadits meninggal sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga membuat suatu cara baru yang kuat untuk membedakan antaraHadits shahih dan yang tidak Shahih, sedangkan kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena pembahasan perawi- perawinya diserahkan kepada yanglebih kompeten dibidangnya.Al- Bukhary mengajukan syarat- syarat yang paling ketat disbanding yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping harus memenuhi syarat- syarat seorang perawi, beliau juga mengharuskan antara satu sanad dengan sanad yang lainnya juga memenuhi syarat persambungannya ( mutassil) yaitu : harus muasyarah, danliqa’.karena ketatnya persyaratan itu, sehingga kitab- kitab karya Al- Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu hadits eds 3. Hal 220-222

dinilai sebagai kitab yang shahih dan paling tinggi tingkat kesahihannya, dan beliau adalah orang pertama yang menyusun kitab sahih.
2
Beliau mempunyai daya hafalan yang kuat khususnya dalam bidanghadits, pada masa kanak- kanak beliau menghafal 70.00 hadits, lengkap dengananadnya. Tidak hanya itu beliau juga mengetahui hari lahir, hari wafat, dantempat- tempat para perawi hadits, beliau selau mencatat apa yang beliau hafal,karena itu beliau ahli dalam berbagai ilmu Hadits.Kitab- kitabnya berisi 9082 hadits, termasuk hadits- hadits muallaq,mauquf dan maqthu’. Diantara kitab- kitabnya adalah, Al- Adab Al- Mufrad,Raf’u Al- Yadaini fish sholati, Al- Qira’ah khalfa Al- Imam, Birr Al- Walidaini,At- Tarih Al- Kabir, Asyribah, Al- Hibah, dan lain sebagainya. Karya- karya beliau sebagai berikut :1.Al-Jami 'Al-Sahih (ا جا), juga dikenal sebagai Sahih Bukhari2.Al Adab Al Mufrad درفما دلا - Buku membahas karakter dan tingkahlaku Nabi.3.al-Tarikh al-Kabir, sejarah yang besar, yang berisi Biografi narrators,dengan nilai masing-masing4.al-Tarikh al-Saghir, sebuah ringkasan tentang kehidupan Nabi, yangSahaba, yang Taabiin dan Taba5.Ad-Du'afaa As-Saghir, Buku yang berisi daftar nama-nama narratorslemah dan alasan mengapa hal ini adalah orang yang dianggap lemah.6.Asaamii As-Sahaabah, Buku yang berisi nama, dan lineages Biografi Nabidari sahabat.7.Kitab al-Waihdaan, Biografi dari sahabat yang lebih dikenal masing-masing terkait satu hadeeth setiap.8.Kitab Al-Kuna, Buku yang berisi daftar kunya dari hadeeth narrators satusehingga dapat membedakan antara mereka.9.Khalq Af-aal Al-'Ibaad Diperoleh Khalq-aal Al-'Ibaad10.al-Tarikh Al-Awsat (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Abdullahibn Ahmad Al-Khaffaaf dan Zinjawaiy al-Libaad)11.al-Jaami' Al-Kabir (tidak lagi wujud tetapi yang disebutkan oleh ibnTaahir)12.Al-Musnad Al-Kabir (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Al-Firabree)13.Kitaab Al-Ashribah (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Ad-Daaraqutny)Beliau wafat pada 30 Ramadhan 256 hijriyah.
3. Muslim.
Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi, atausering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204 Hijriahdan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dandikuburkan di Naisaburi.
2
Drs, h. mudassir. Ilmu hadits. Hal 197- 199
















 
menggali potensinya. Rihlah ini akhirnya menghasilkan buah yang sangat manisdan bermanfaat sekali bagi kelangsungan gizi umat Islam, karena perjalanannyaini telah membidani lahirnya buku yang sangat monumental sekali, yaitu kitab"Sunan Ibnu Majah".Metodologi yang dianut oleh imam Ibnu Majah dalam pengumpulan dan penyusunan hadits, maka seyogianyalah kita untuk mengulas dan menilik lebihlanjut dari metode sang imam dalam menyusun kitab "Sunan Ibnu Majah".Karena buku yang digunakan sebagai salah satu referensi bagi umat Islam iniadalah buku unggulan beliau yang populer sepanjang sekte kehidupan. Walaupun beliau sudah berusaha untuk menghindarkannya dari kesalahan penulisan, namunsayang masih terdapat juga hadits-hadits yang dho’if bahkan maudhu' didalamnya. Dalam menulis buku Sunan ini, beliau memulainya terlebih dahuludengan mengumpulkan hadits-hadits dan menyusunnya menurut kitab atau bab- bab yang berkenaan dengan masalah fiqih, hal ini seiring dengan metodologi paramuhadditsin yang lain.Diantara hasil karyanya selain As- sunan adalah sebuah kitab tafsir dansebuah kitab sejarah. Beliau wafat pada bulan Ramadhan tahun 273 H.
5. At- Tirmidzy.
 Nama lengkap beliau adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah IbnMusa Ibn Dhahhar As- Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
3
Beliau meriwayatkan Hadits dari Abdullah Bin Muawiyah Al- Jumahi, Aliibnu Hujr al Marwazy, Suwaid ibn Nashr Al – Marwazy dan lain sebagainya.Beliau adalah seorang penghafal hadits yang menyusun kitab Al- Jami’dan kitab- kitab yang lain,. Menurut ibnu Katsir, kitab Al- Jmi’ adalah kitabterbaik dari kitab- kitab karya At- Tirmidzy. Imam Tirmizi banyak menulis kitab-kitab. Di antaranya:1.Kitab Al-Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmidzi2.Kitab Al-‘Ilal3.Kitab At-Tarikh4.Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah5.Kitab Az-Zuhd6.Kitab Al-Asma’ wal-KunaDi antara kitab-kitab tersebut yang paling besar dan terkenal serta beredar luasadalah Al-Jami’.
6. An- Nasa’y.
Imam Nasa`i dengan nama lengkapnya Ahmad bin Syu'aib Al Khurasany,Beliau terkenal dengan nama An Nasa`i karena dinisbahkan dengan kota Nasa'isalah satu kota di Khurasan. Ia dilahirkan pada tahun 215 Hijriah demikianmenurut Adz Dzahabi. Dan beliau meninggal dunia pada hari Senin tanggal 13Shafar 303 Hijriah di Palestina dan beliau dikuburkan di Baitul Maqdis.
3
Prof, Dr, Teungku M. Hasybi asyshiddieqi.
ilmu hadits eds 3
.hal 256.
 
Beliau menerima Hadits dari Sa'id, Ishaq bin Rawahih dan ulama-ulamalainnya selain itu dari kalangan tokoh ulama ahli hadits yang berada diKhurasanb, Hijaz, Irak, Mesir, Syam, dan Jazirah Arab. Ia termask diantara ulamayang ahli di bidang ini dan karena ketinggian sanad hadtsnya. Ia lebih kuathafalannya menurut para ulama ahli hadits dari Imam Muslim dan kitab Sunan An Nasa`i lebih sedikit hadits dhaifnya (lemah) setelah Hadits Sahih Bukhari danSahih Muslim. Ia pernah menetap di Mesir Para guru beliau yang nama harumnya tercatat oleh pena sejarah antaralain; Qutaibah bin Sa`id, Ishaq bin Ibrahim, Ishaq bin Rahawaih, al-Harits binMiskin, Ali bin Kasyram, Imam Abu Dawud (penyusun Sunan Abi Dawud), sertaImam Abu Isa al-Tirmidzi (penyusun al-Jami`/Sunan al-Tirmidzi)Sementara murid-murid yang setia mendengarkan fatwa-fatwa danceramah-ceramah beliau, antara lain; Abu al-Qasim al-Thabarani (pengarang tiga buku kitab Mu`jam), Abu Ja`far al-Thahawi, al-Hasan bin al-Khadir al-Suyuti,Muhammad bin Muawiyah bin al-Ahmar al-Andalusi, Abu Nashr al-Dalaby, danAbu Bakr bin Ahmad al-Sunni. Nama yang disebut terakhir, disamping sebagaimurid juga tercatat sebagai “penyambung lidah” Imam al-Nasa`i dalammeriwayatkan kitab Sunan al-Nasa`i.Sudah mafhum dikalangan peminat kajian hadis dan ilmu hadis, paraimam hadis merupakan sosok yang memiliki ketekunan dan keuletan yang patutditeladani. Dalam masa ketekunannya inilah, para imam hadis kerap kalimenghasilkan karya tulis yang tak terhingga nilainya.Tidak ketinggalan pula Imam al-Nasa`i. Karangan-karangan beliau yangsampai kepada kita dan telah diabadikan oleh pena sejarah antara lain; al-Sunanal-Kubra, al-Sunan al-Sughra (kitab ini merupakan bentuk perampingan dari kitabal-Sunan al-Kubra), al-Khashais, Fadhail al-Shahabah, dan al-Manasik. Menurutsebuah keterangan yang diberikan oleh Imam Ibn al-Atsir al-Jazairi dalamkitabnya Jami al-Ushul, kitab ini disusun berdasarkan pandangan-pandangan fiqhmazhab Syafi`i.Untuk pertama kali, sebelum disebut dengan Sunan al-Nasa`i, kitab inidikenal dengan al-Sunan al-Kubra. Setelah tuntas menulis kitab ini, beliaukemudian menghadiahkan kitab ini kepada Amir Ramlah (Walikota Ramlah)sebagai tanda penghormatan. Amir kemudian bertanya kepada al-Nasa`i, “Apakahkitab ini seluruhnya berisi hadis shahih?” Beliau menjawab dengan kejujuran,“Ada yang shahih, hasan, dan adapula yang hampir serupa dengannya”.Kemudian Amir berkata kembali, “Kalau demikian halnya, maka pisahkanlah hadis yang shahih-shahih saja”. Atas permintaan Amir ini, beliaukemudian menyeleksi dengan ketat semua hadis yang telah tertuang dalam kitabal-Sunan al-Kubra. Dan akhirnya beliau berhasil melakukan perampinganterhadap al-Sunan al-Kubra, sehingga menjadi al-Sunan al-Sughra. Dari segi penamaan saja, sudah bisa dinilai bahwa kitab yang kedua merupakan bentuk  perampingan dari kitab yang pertama.Imam al-Nasa`i sangat teliti dalam menyeleksi hadis-hadis yang termuatdalam kitab pertama. Oleh karenanya, banyak ulama berkomentar “Kedudukankitab al-Sunan al-Sughra dibawah derajat Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.Di dua kitab terakhir, sedikit sekali hadis dhaif yang terdapat di dalamnya”. Nah,
 
karena hadis-hadis yang termuat di dalam kitab kedua (al-Sunan al-Sughra)merupakan hadis-hadis pilihan yang telah diseleksi dengan super ketat, makakitab ini juga dinamakan al-Mujtaba. Pengertian al-Mujtaba bersinonim denganal-Maukhtar (yang terpilih), karena memang kitab ini berisi hadis-hadis pilihan,hadis-hadis hasil seleksi dari kitab al-Sunan al-Kubra.Disamping al-Mujtaba, dalam salah satu riwayat, kitab ini juga dinamakandengan al-Mujtana. Pada masanya, kitab ini terkenal dengan sebutan al-Mujtaba,sehingga nama al-Sunan al-Sughra seperti tenggelam ditelan keharuman nama al-Mujtaba. Dari al-Mujtaba inilah kemudian kitab ini kondang dengan sebutanSunan al-Nasa`i, sebagaimana kita kenal sekarang. Dan nampaknya untuk selanjutnya, kitab ini tidak akan mengalami perubahan nama seperti yang terjadisebelumnya.Setahun menjelang kemangkatannya, beliau pindah dari Mesir keDamsyik. Dan tampaknya tidak ada konsensus ulama tentang tempat meninggal beliau. Al-Daruqutni mengatakan, beliau di Makkah dan dikebumikan diantaraShafa dan Marwah. Pendapat yang senada dikemukakan oleh Abdullah binMandah dari Hamzah al-`Uqbi al-Mishri.Sementara ulama yang lain, seperti Imam al-Dzahabi, menolak pendapattersebut. Ia mengatakan, Imam al-Nasa`i meninggal di Ramlah, suatu daerah diPalestina. Pendapat ini didukung oleh Ibn Yunus, Abu Ja`far al-Thahawi (muridal-Nasa`i) dan Abu Bakar al-Naqatah. Menurut pandangan terakhir ini, Imam al- Nasa`i meninggal pada tahun 303 H/915M dan dikebumikan di Bait al-Maqdis,Palestina. Inna lillah wa Inna Ilai Rajiun. Semoga jerih payahnya dalammengemban wasiat Rasullullah guna menyebarluaskan hadis mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah.
7. Imam Ahmad.
Imam Ahmad bin Hanbal, (Kunyah beliau Abu Abdillah lengkapnya:Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi.,Ahmad bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir diMarw (saat ini bernama Mary di Turkmenistan, utara Afghanistan dan utara Iran) pada tanggal 20 of Rabiul Awal 164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241Hijrah di kota Baghdad, Irak.Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah Al Qur’an hingga beliau hafal pada usia 15 tahun, beliau juga mahir baca-tulis dengan sempurna hingga dikenalsebagai orang yang terindah tulisannya. Lalu beliau mulai konsentrasi belajar ilmu hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Beliau telah mempelajari Hadits sejak kecil dan untuk mempelajari Hadits ini beliau pernah pindah atau merantau keSyam (Syiria), Hijaz, Yaman dan negara-negara lainnya sehingga beliau akhirnyamenjadi tokoh ulama yang bertakwa, saleh, dan zuhud. Abu Zur'ah mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau hafal di luar kepala. Belaiumenghafal sampai sejuta hadits.Beliau menikah pada umur 40 tahun dan mendapatkan keberkahan yangmelimpah. Beliau melahirkan dari istri-istrinya anak-anak yang shalih, yangmewarisi ilmunya, seperti Abdullah dan Shalih. Bahkan keduanya sangat banyak meriwayatkan ilmu dari bapaknya.
 
Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggaldunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa yangkudengar darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernahmenyuruhku, “Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki,lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu sanadnya, atausebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”. AbuZur’ah pernah ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya?Anda atau Imam Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab, “Saya mendapati di bagiandepan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi, karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak mampu melakukannya”. Abu Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu juta hadits”.Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar darinya kecualimudzakarah hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dantenang serta dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, makaia sangat ceria dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat rendah hatiterhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata,“Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam dalamFiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imamdalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi memujinya, “Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan padanya ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin ilmu”.Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebihdari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di Makkah,Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:Ismail bin Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid,Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I, Waki’ bin Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau menulis kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab "Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam kitabnya selain yang dibutuhkan sebagaihujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits. Diantara karya ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah Kitab Al Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari dua puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits Syu'bah
 
5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik as-Saghir.9.Kitab al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab al-Iman13.Kitab al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab Tha'ah ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal dua belas Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
8. Abu Daud.
Imam Abu Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)}, namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, dalam kitab hadits:Abu Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah salah seorang perawi hadits, yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800 diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk mengumpulkan hadits, beliau bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv, dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya.Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga saudaranyaMuhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut haditsdan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut haditsdari para ulama ahli hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadits sejak berusia belasan tahun. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H, dia sudah berada diBaghdad, dan di sana beliau menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan, Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam mencarihadits.Penyusunan Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadits-nya berfokus
4
http://wikipedia.com
 
murni pada hadits tentang syariat. Setiap hadits dalam kumpulannya diperiksakesesuaiannya dengan Al-Qur'an, begitu pula sanadnya. Dia pernahmemperlihatkan kitab tersebut kepada Imam Ahmad untuk meminta saran perbaikan.Kitab Sunan Abu Dawud diakui oleh mayoritas dunia Muslim sebagaisalah satu kitab hadits yang paling autentik. Namun, diketahui bahwa kitab inimengandung beberapa hadits lemah (yang sebagian ditandai beliau, sebagiantidak).Banyak ulama yang meriwayatkan hadits dari beliau, di antaranya ImamTurmudzi dan Imam Nasa'i. Al Khatoby mengomentari bahwa kitab tersebutadalah sebaik-baik tulisan dan isinya lebih banyak memuat fiqh daripada kitabShahih Bukhari dan Shahih Muslim. Ibnul A'raby berkata, barangsiapa yangsudah menguasai Al-Qur'an dan kitab "Sunan Abu Dawud", maka dia tidak membutuhkan kitab-kitab lain lagi. Imam Al-Ghazali juga mengatakan bahwakitab "Sunan Abu Dawud" sudah cukup bagi seorang mujtahid untuk menjadilandasan hukum.Ia adalah imam dari imam-imam Ahlussunnah wal Jamaah yang hidup diBashroh kota berkembangnya kelompok Qadariyah,demikian juga berkembangdisana pemikiran Khowarij, Mu'tazilah, Murji'ah dan Syi'ah Rafidhoh sertaJahmiyah dan lain-lainnya, tetapi walaupun demikian beliau tetap dalamkeistiqomahan diatas Sunnah dan beliaupun membantah Qadariyah dengankitabnya Al Qadar, demikian pula bantahan beliau atas Khowarij dalam kitabnyaAkhbar Al Khawarij, dan juga membantah terhadap pemahaman yangmenyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah disampaikan olahRasulullah. Maka tentang hal itu bisa dilihat pada kitabnya As Sunan yangterdapat padanya bantahan-bantahan beliau terhadap Jahmiyah, Murji'ah danMu'tazilah.Ia wafat di kota Bashroh tanggal 16 Syawal 275 H dan disholatkan janazahnya oleh Abbas bin Abdul Wahid Al Haasyimy.
9. Imam Malik.
Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (Bahasa Arab: نب ك أ), lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H), dan meninggal pada tahun 800(179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.
5
Ialahir pada tahun 93 H, Ia menyusun kitab Al Muwaththa', dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, iamenunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.Kitab tersebut menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan AlMuwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu naskahnya berbeda beda danseluruhnya berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah. Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi alMashmudi.Sejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh,yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’. Ada pula ulama yang
5
Dr. H. Abdul Majid Khon.
ulumul hadits.
Hal







 
PEMBAHASANA. Biografi singkat perawi hadist.1. Abu Hurairah.
Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: يدذلا رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab: ةرره وبأ), adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal. merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada masa jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat danmemelihara kucing. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak 5.374 hadits. Diantara yang meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah berkata: "Tercatat lebih dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat dan tabi'in yang meriwayatkan haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau tahun 59 H, Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di Baqi'.
1
2. Al- Bukhary
 Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu Bardizbah Al-Bukhari (Arab: نب ةرغما نب هاربا نب عمسا نب م يخا بزدرب). But among Sunni Muslims he is known as Imam Bukhari. Tetapi dikalangan umat Islam Sunni dia dikenal sebagai Imam Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20 Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara (yang merupakan bagian dari Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan. ayahnya, Ismail Ibn Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana yang dikenal hadits meninggal sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga membuat suatu cara baru yang kuat untuk membedakan antaraHadits shahih dan yang tidak Shahih, sedangkan kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena pembahasan perawi- perawinya diserahkan kepada yanglebih kompeten dibidangnya.Al- Bukhary mengajukan syarat- syarat yang paling ketat disbanding yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping harus memenuhi syarat- syarat seorang perawi, beliau juga mengharuskan antara satu sanad dengan sanad yang lainnya juga memenuhi syarat persambungannya ( mutassil) yaitu : harus muasyarah, danliqa’.karena ketatnya persyaratan itu, sehingga kitab- kitab karya Al- Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu hadits eds 3. Hal 220-22



dinilai sebagai kitab yang shahih dan paling tinggi tingkat kesahihannya, dan beliau adalah orang pertama yang menyusun kitab sahih.
2
Beliau mempunyai daya hafalan yang kuat khususnya dalam bidanghadits, pada masa kanak- kanak beliau menghafal 70.00 hadits, lengkap dengananadnya. Tidak hanya itu beliau juga mengetahui hari lahir, hari wafat, dantempat- tempat para perawi hadits, beliau selau mencatat apa yang beliau hafal,karena itu beliau ahli dalam berbagai ilmu Hadits.Kitab- kitabnya berisi 9082 hadits, termasuk hadits- hadits muallaq,mauquf dan maqthu’. Diantara kitab- kitabnya adalah, Al- Adab Al- Mufrad,Raf’u Al- Yadaini fish sholati, Al- Qira’ah khalfa Al- Imam, Birr Al- Walidaini,At- Tarih Al- Kabir, Asyribah, Al- Hibah, dan lain sebagainya. Karya- karya beliau sebagai berikut :1.Al-Jami 'Al-Sahih (ا جا), juga dikenal sebagai Sahih Bukhari2.Al Adab Al Mufrad درفما دلا - Buku membahas karakter dan tingkahlaku Nabi.3.al-Tarikh al-Kabir, sejarah yang besar, yang berisi Biografi narrators,dengan nilai masing-masing4.al-Tarikh al-Saghir, sebuah ringkasan tentang kehidupan Nabi, yangSahaba, yang Taabiin dan Taba5.Ad-Du'afaa As-Saghir, Buku yang berisi daftar nama-nama narratorslemah dan alasan mengapa hal ini adalah orang yang dianggap lemah.6.Asaamii As-Sahaabah, Buku yang berisi nama, dan lineages Biografi Nabidari sahabat.7.Kitab al-Waihdaan, Biografi dari sahabat yang lebih dikenal masing-masing terkait satu hadeeth setiap.8.Kitab Al-Kuna, Buku yang berisi daftar kunya dari hadeeth narrators satusehingga dapat membedakan antara mereka.9.Khalq Af-aal Al-'Ibaad Diperoleh Khalq-aal Al-'Ibaad10.al-Tarikh Al-Awsat (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Abdullahibn Ahmad Al-Khaffaaf dan Zinjawaiy al-Libaad)11.al-Jaami' Al-Kabir (tidak lagi wujud tetapi yang disebutkan oleh ibnTaahir)12.Al-Musnad Al-Kabir (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Al-Firabree)13.Kitaab Al-Ashribah (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Ad-Daaraqutny)Beliau wafat pada 30 Ramadhan 256 hijriyah.
3. Muslim.
Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi, atausering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204 Hijriahdan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dandikuburkan di Naisaburi.
2
Drs, h. mudassir. Ilmu hadits. Hal 197- 19
Beliau juga sudah belajar hadits sejak kecil seperti Imam Bukhari dan pernahmendengar dari guru-guru Al Bukhari dan ulama lain selain mereka. Orang yangmenerima Hadits dari beliau ini, termasuk tokoh-tokoh ulama pada masanya. Ia juga telah menyusun beberapa karangan yang bermutu dan bermanfaat. Yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnya yang dikenal dengan Shahih Muslim.Kitab ini disusun lebih sistematis dari Shahih Bukhari. Kedua kitab hadits shahihini; Shahih Bukhari dan Shahih Muslim biasa disebut dengan Ash Shahihain.Kadua tokoh hadits ini biasa disebut Asy Syaikhani atau Asy Syaikhaini, yang berarti dua orang tua yang maksudnya dua tokoh ulama ahli Hadits. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin terdapat istilah akhraja hu yang berartimereka berdua meriwayatkannya. Ia belajar hadits sejak masih dalam usia dini,yaitu mulai tahun 218 H. Ia pergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara-negaralainnya.Di Khurasan, ia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak binRahawaih; di Ray ia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu `Ansan. DiIrak ia belajar hadits kepada Imam Ahmad dan Abdullah bin Maslamah; di Hijaz belajar kepada Sa`id bin Mansur dan Abu Mas`Abuzar; di Mesir berguru kepada`Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan kepada ulama ahli hadits yanglain.Beliau berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits, dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H, di waktu ImamBukhari datang ke Naisabur, beliau sering datang kepadanya untuk berguru, sebabia mengetahui jasa dan ilmunya. Dan ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antaraBukhari dan Az-Zihli, ia bergabung kepada Bukhari, sehingga hal ini menjadisebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. Muslim dalam Sahihnya maupundalam kitab lainnya, tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az-Zihli padahal ia adalah gurunya. Hal serupa ia lakukan terhadap Bukhari. Ia tidak meriwayatkan hadits dalam Sahihnya, yang diterimanya dari Bukhari, padahaliapun sebagai gurunya. Nampaknya pada hemat Muslim, yang lebih baik adalahtidak memasukkan ke dalam Sahihnya hadits-hadits yang diterima dari keduagurunya itu, dengan tetap mengakui mereka sebagai guru.Imam Muslim wafat pada Minggu sore, dan dikebumikan di kampung Nasr Abad, salah satu daerah di luar Naisabur, pada hari Senin, 25 Rajab 261 H 5 Mei 875. dalam usia 55 tahun.Imam Muslim meninggalkan karya tulis yang tidak sedikit jumlahnya, diantaranya :1.Al-Jami` ash-Shahih atau lebih dikenal sebagai Sahih Muslim2.Al-Musnad al-Kabir (kitab yang menerangkan nama-nama para perawihadits)3.Kitab al-Asma wal-Kuna4.Kitab al-Ilal5.Kitab al-Aqran6.Kitab Su`alatihi Ahmad bin Hambal7.Kitab al-Intifa` bi Uhubis-Siba`8.Kitab al-Muhadrami

9.Kitab Man Laisa Lahu illa Rawin Wahid10.Kitab Auladish-Shahabah11.Kitab Auhamil-Muhadditsin
4. Ibnu Majah.
suatu hari tepatnya pada tahun 209/284 Masehi Allah menurunkan anugerahnyakepada rakyat daerah Qazwin, karena di tempat itulah seorang imam yang jujur dan cerdas dilahirkan. Imam itu adalah Abu Abdullah Muhammad bin Yazid Ar-Raba bin Majah Al-Qazwin Al-hafidz, namun iman tersebut dengan sebutan IbnuMajah. Sebutan Majah ini dinisbatkan kepada ayahnya Yazid, yang juga dikenaldengan sebutan Majah Maula Rab'at. Ada juga yang mengatakan bahwa Majahadalah ayah dari Yazid. Walaupun demikian, tampaknya pendapat pertama yanglebih valid.Beliau mulai mengecap dan menginjakkan kakinya di dunia pendidikansejak usia remaja, dan menekuni pada bidang hadits sejak menginjak usia 15tahun pada seorang guru yang ternama pada kala itu, yaitu Ali bin MuhammadAt-Tanafasy (wafat tanggal 233 H). Bakat dan minat yang sangat besar yangdimilikinyalah yang akhirnya membawa beliau berkelana ke penjuru negeri untuk menelusuri ilmu hadits. Sepanjang hayatnya beliau telah mendedikasikan pikirandan jiwanya dengan menulis beberapa buku Islam, seperti buku fikih, tafsir,hadits, dan sejarah. Dalam bidang sejarah beliau menulis buku "At-Tarakh" yangmengulas sejarah atau biografi para muhaddits sejak awal hingga masanya, dalam bidang tafsir beliau menulis buku "Al-Qur’an Al- Karomah dan dalam bidanghadits beliau menulis buku "Sunan Ibnu Majah". Disayangkan sekali karena buku"At-Tareakh" dan "Al-Qur'an Al-Karim" itu tidak sampai pada generasiselanjutnya karena dirasa kurang monumental.Suatu hari umat Islam di dunia ditipa ujian, kesedihan menimpa kalbumereka. Karena setelah memberikan kontribusi yang berarti bagi umat, akhirnyasang imam yang dicintai ini dipanggil oleh yang Maha Kuasa pada hari Senintanggal 22 Ramadhan 273 H/887 M. Almarhum dimakamkan hari Selasa di tanahkelahirannya Qazwin, Iraq.Ada pendapat yang mengatakan beliau meninggal pada tahun 275 H,namun pendapat yang pertama lebih valid. Walaupun beliau sudah lama sampaike Akhir perajalanan hidupnya, namun hingga kini beliau tetap dikenang dandisanjung oleh seluruh umat Islam dunia. Dan ini adalah bukti bahwa beliaumemang seorang ilmuan sejati.Perjalanan Menuntut Ilmu, Sama halnya dengan para imam-imamterdahulu yang gigih menuntut ilmu, seorang imam terkenal Ibnu Majah jugamelakukan perjalanan yang cukup panjang untuk mencari secercah cahaya ilmuIlahi, karena ilmu yang dituntut langsung dari sumbernya memiliki nilai lebihtersendiri daripada belajar di luar daerah ilmu itu berasal. Oleh sebab itu beliausudah melakukan rihlah ilmiyah-nya ke beberapa daerah; seperti kota-kota di Iraq,Hijaz, Syam, Mesir, Bashrah, Kufah, Mekah, Madinah, Damaskus, Ray (Teheran)dan Konstatinopel.Dalam pengembaraannya beliau bertemu banyak guru yang dicarinya, darimerekalah nantinya ia menggali sedalam-dalamnya ilmu pengetahuan dan
menggali potensinya. Rihlah ini akhirnya menghasilkan buah yang sangat manisdan bermanfaat sekali bagi kelangsungan gizi umat Islam, karena perjalanannyaini telah membidani lahirnya buku yang sangat monumental sekali, yaitu kitab"Sunan Ibnu Majah".Metodologi yang dianut oleh imam Ibnu Majah dalam pengumpulan dan penyusunan hadits, maka seyogianyalah kita untuk mengulas dan menilik lebihlanjut dari metode sang imam dalam menyusun kitab "Sunan Ibnu Majah".Karena buku yang digunakan sebagai salah satu referensi bagi umat Islam iniadalah buku unggulan beliau yang populer sepanjang sekte kehidupan. Walaupun beliau sudah berusaha untuk menghindarkannya dari kesalahan penulisan, namunsayang masih terdapat juga hadits-hadits yang dho’if bahkan maudhu' didalamnya. Dalam menulis buku Sunan ini, beliau memulainya terlebih dahuludengan mengumpulkan hadits-hadits dan menyusunnya menurut kitab atau bab- bab yang berkenaan dengan masalah fiqih, hal ini seiring dengan metodologi paramuhadditsin yang lain.Diantara hasil karyanya selain As- sunan adalah sebuah kitab tafsir dansebuah kitab sejarah. Beliau wafat pada bulan Ramadhan tahun 273 H.
5. At- Tirmidzy.
 Nama lengkap beliau adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah IbnMusa Ibn Dhahhar As- Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
3
Beliau meriwayatkan Hadits dari Abdullah Bin Muawiyah Al- Jumahi, Aliibnu Hujr al Marwazy, Suwaid ibn Nashr Al – Marwazy dan lain sebagainya.Beliau adalah seorang penghafal hadits yang menyusun kitab Al- Jami’dan kitab- kitab yang lain,. Menurut ibnu Katsir, kitab Al- Jmi’ adalah kitabterbaik dari kitab- kitab karya At- Tirmidzy. Imam Tirmizi banyak menulis kitab-kitab. Di antaranya:1.Kitab Al-Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmidzi2.Kitab Al-‘Ilal3.Kitab At-Tarikh4.Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah5.Kitab Az-Zuhd6.Kitab Al-Asma’ wal-KunaDi antara kitab-kitab tersebut yang paling besar dan terkenal serta beredar luasadalah Al-Jami’.
6. An- Nasa’y.
Imam Nasa`i dengan nama lengkapnya Ahmad bin Syu'aib Al Khurasany,Beliau terkenal dengan nama An Nasa`i karena dinisbahkan dengan kota Nasa'isalah satu kota di Khurasan. Ia dilahirkan pada tahun 215 Hijriah demikianmenurut Adz Dzahabi. Dan beliau meninggal dunia pada hari Senin tanggal 13Shafar 303 Hijriah di Palestina dan beliau dikuburkan di Baitul Maqdis.
3
Prof, Dr, Teungku M. Hasybi asyshiddieqi.
ilmu hadits eds 3
.hal 256

Beliau menerima Hadits dari Sa'id, Ishaq bin Rawahih dan ulama-ulamalainnya selain itu dari kalangan tokoh ulama ahli hadits yang berada diKhurasanb, Hijaz, Irak, Mesir, Syam, dan Jazirah Arab. Ia termask diantara ulamayang ahli di bidang ini dan karena ketinggian sanad hadtsnya. Ia lebih kuathafalannya menurut para ulama ahli hadits dari Imam Muslim dan kitab Sunan An Nasa`i lebih sedikit hadits dhaifnya (lemah) setelah Hadits Sahih Bukhari danSahih Muslim. Ia pernah menetap di Mesir Para guru beliau yang nama harumnya tercatat oleh pena sejarah antaralain; Qutaibah bin Sa`id, Ishaq bin Ibrahim, Ishaq bin Rahawaih, al-Harits binMiskin, Ali bin Kasyram, Imam Abu Dawud (penyusun Sunan Abi Dawud), sertaImam Abu Isa al-Tirmidzi (penyusun al-Jami`/Sunan al-Tirmidzi)Sementara murid-murid yang setia mendengarkan fatwa-fatwa danceramah-ceramah beliau, antara lain; Abu al-Qasim al-Thabarani (pengarang tiga buku kitab Mu`jam), Abu Ja`far al-Thahawi, al-Hasan bin al-Khadir al-Suyuti,Muhammad bin Muawiyah bin al-Ahmar al-Andalusi, Abu Nashr al-Dalaby, danAbu Bakr bin Ahmad al-Sunni. Nama yang disebut terakhir, disamping sebagaimurid juga tercatat sebagai “penyambung lidah” Imam al-Nasa`i dalammeriwayatkan kitab Sunan al-Nasa`i.Sudah mafhum dikalangan peminat kajian hadis dan ilmu hadis, paraimam hadis merupakan sosok yang memiliki ketekunan dan keuletan yang patutditeladani. Dalam masa ketekunannya inilah, para imam hadis kerap kalimenghasilkan karya tulis yang tak terhingga nilainya.Tidak ketinggalan pula Imam al-Nasa`i. Karangan-karangan beliau yangsampai kepada kita dan telah diabadikan oleh pena sejarah antara lain; al-Sunanal-Kubra, al-Sunan al-Sughra (kitab ini merupakan bentuk perampingan dari kitabal-Sunan al-Kubra), al-Khashais, Fadhail al-Shahabah, dan al-Manasik. Menurutsebuah keterangan yang diberikan oleh Imam Ibn al-Atsir al-Jazairi dalamkitabnya Jami al-Ushul, kitab ini disusun berdasarkan pandangan-pandangan fiqhmazhab Syafi`i.Untuk pertama kali, sebelum disebut dengan Sunan al-Nasa`i, kitab inidikenal dengan al-Sunan al-Kubra. Setelah tuntas menulis kitab ini, beliaukemudian menghadiahkan kitab ini kepada Amir Ramlah (Walikota Ramlah)sebagai tanda penghormatan. Amir kemudian bertanya kepada al-Nasa`i, “Apakahkitab ini seluruhnya berisi hadis shahih?” Beliau menjawab dengan kejujuran,“Ada yang shahih, hasan, dan adapula yang hampir serupa dengannya”.Kemudian Amir berkata kembali, “Kalau demikian halnya, maka pisahkanlah hadis yang shahih-shahih saja”. Atas permintaan Amir ini, beliaukemudian menyeleksi dengan ketat semua hadis yang telah tertuang dalam kitabal-Sunan al-Kubra. Dan akhirnya beliau berhasil melakukan perampinganterhadap al-Sunan al-Kubra, sehingga menjadi al-Sunan al-Sughra. Dari segi penamaan saja, sudah bisa dinilai bahwa kitab yang kedua merupakan bentuk  perampingan dari kitab yang pertama.Imam al-Nasa`i sangat teliti dalam menyeleksi hadis-hadis yang termuatdalam kitab pertama. Oleh karenanya, banyak ulama berkomentar “Kedudukankitab al-Sunan al-Sughra dibawah derajat Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.Di dua kitab terakhir, sedikit sekali hadis dhaif yang terdapat di dalamnya”. Nah,

karena hadis-hadis yang termuat di dalam kitab kedua (al-Sunan al-Sughra)merupakan hadis-hadis pilihan yang telah diseleksi dengan super ketat, makakitab ini juga dinamakan al-Mujtaba. Pengertian al-Mujtaba bersinonim denganal-Maukhtar (yang terpilih), karena memang kitab ini berisi hadis-hadis pilihan,hadis-hadis hasil seleksi dari kitab al-Sunan al-Kubra.Disamping al-Mujtaba, dalam salah satu riwayat, kitab ini juga dinamakandengan al-Mujtana. Pada masanya, kitab ini terkenal dengan sebutan al-Mujtaba,sehingga nama al-Sunan al-Sughra seperti tenggelam ditelan keharuman nama al-Mujtaba. Dari al-Mujtaba inilah kemudian kitab ini kondang dengan sebutanSunan al-Nasa`i, sebagaimana kita kenal sekarang. Dan nampaknya untuk selanjutnya, kitab ini tidak akan mengalami perubahan nama seperti yang terjadisebelumnya.Setahun menjelang kemangkatannya, beliau pindah dari Mesir keDamsyik. Dan tampaknya tidak ada konsensus ulama tentang tempat meninggal beliau. Al-Daruqutni mengatakan, beliau di Makkah dan dikebumikan diantaraShafa dan Marwah. Pendapat yang senada dikemukakan oleh Abdullah binMandah dari Hamzah al-`Uqbi al-Mishri.Sementara ulama yang lain, seperti Imam al-Dzahabi, menolak pendapattersebut. Ia mengatakan, Imam al-Nasa`i meninggal di Ramlah, suatu daerah diPalestina. Pendapat ini didukung oleh Ibn Yunus, Abu Ja`far al-Thahawi (muridal-Nasa`i) dan Abu Bakar al-Naqatah. Menurut pandangan terakhir ini, Imam al- Nasa`i meninggal pada tahun 303 H/915M dan dikebumikan di Bait al-Maqdis,Palestina. Inna lillah wa Inna Ilai Rajiun. Semoga jerih payahnya dalammengemban wasiat Rasullullah guna menyebarluaskan hadis mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah.
7. Imam Ahmad.
Imam Ahmad bin Hanbal, (Kunyah beliau Abu Abdillah lengkapnya:Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi.,Ahmad bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir diMarw (saat ini bernama Mary di Turkmenistan, utara Afghanistan dan utara Iran) pada tanggal 20 of Rabiul Awal 164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241Hijrah di kota Baghdad, Irak.Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah Al Qur’an hingga beliau hafal pada usia 15 tahun, beliau juga mahir baca-tulis dengan sempurna hingga dikenalsebagai orang yang terindah tulisannya. Lalu beliau mulai konsentrasi belajar ilmu hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Beliau telah mempelajari Hadits sejak kecil dan untuk mempelajari Hadits ini beliau pernah pindah atau merantau keSyam (Syiria), Hijaz, Yaman dan negara-negara lainnya sehingga beliau akhirnyamenjadi tokoh ulama yang bertakwa, saleh, dan zuhud. Abu Zur'ah mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau hafal di luar kepala. Belaiumenghafal sampai sejuta hadits.Beliau menikah pada umur 40 tahun dan mendapatkan keberkahan yangmelimpah. Beliau melahirkan dari istri-istrinya anak-anak yang shalih, yangmewarisi ilmunya, seperti Abdullah dan Shalih. Bahkan keduanya sangat banyak meriwayatkan ilmu dari bapaknya

Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggaldunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa yangkudengar darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernahmenyuruhku, “Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki,lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu sanadnya, atausebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”. AbuZur’ah pernah ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya?Anda atau Imam Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab, “Saya mendapati di bagiandepan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi, karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak mampu melakukannya”. Abu Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu juta hadits”.Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar darinya kecualimudzakarah hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dantenang serta dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, makaia sangat ceria dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat rendah hatiterhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata,“Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam dalamFiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imamdalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi memujinya, “Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan padanya ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin ilmu”.Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebihdari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di Makkah,Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:Ismail bin Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid,Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I, Waki’ bin Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau menulis kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab "Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam kitabnya selain yang dibutuhkan sebagaihujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits. Diantara karya ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah Kitab Al Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari dua puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits Syu'bah

5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik as-Saghir.9.Kitab al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab al-Iman13.Kitab al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab Tha'ah ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal dua belas Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
8. Abu Daud.
Imam Abu Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)}, namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, dalam kitab hadits:Abu Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah salah seorang perawi hadits, yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800 diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk mengumpulkan hadits, beliau bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv, dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya.Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga saudaranyaMuhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut haditsdan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut haditsdari para ulama ahli hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadits sejak berusia belasan tahun. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H, dia sudah berada diBaghdad, dan di sana beliau menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan, Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam mencarihadits.Penyusunan Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadits-nya berfokus
4

Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggaldunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa yangkudengar darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernahmenyuruhku, “Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki,lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu sanadnya, atausebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”. AbuZur’ah pernah ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya?Anda atau Imam Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab, “Saya mendapati di bagiandepan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi, karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak mampu melakukannya”. Abu Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu juta hadits”.Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar darinya kecualimudzakarah hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dantenang serta dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, makaia sangat ceria dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat rendah hatiterhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata,“Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam dalamFiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imamdalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi memujinya, “Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan padanya ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin ilmu”.Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebihdari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di Makkah,Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:Ismail bin Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid,Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I, Waki’ bin Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau menulis kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab "Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam kitabnya selain yang dibutuhkan sebagaihujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits. Diantara karya ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah Kitab Al Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari dua puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits Syu'bah

5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik as-Saghir.9.Kitab al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab al-Iman13.Kitab al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab Tha'ah ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal dua belas Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
8. Abu Daud.
Imam Abu Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)}, namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, dalam kitab hadits:Abu Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah salah seorang perawi hadits, yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800 diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk mengumpulkan hadits, beliau bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv, dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya.Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga saudaranyaMuhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut haditsdan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut haditsdari para ulama ahli hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadits sejak berusia belasan tahun. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H, dia sudah berada diBaghdad, dan di sana beliau menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan, Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam mencarihadits.Penyusunan Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadits-nya berfokus
4
http://wikipedia.com

murni pada hadits tentang syariat. Setiap hadits dalam kumpulannya diperiksakesesuaiannya dengan Al-Qur'an, begitu pula sanadnya. Dia pernahmemperlihatkan kitab tersebut kepada Imam Ahmad untuk meminta saran perbaikan.Kitab Sunan Abu Dawud diakui oleh mayoritas dunia Muslim sebagaisalah satu kitab hadits yang paling autentik. Namun, diketahui bahwa kitab inimengandung beberapa hadits lemah (yang sebagian ditandai beliau, sebagiantidak).Banyak ulama yang meriwayatkan hadits dari beliau, di antaranya ImamTurmudzi dan Imam Nasa'i. Al Khatoby mengomentari bahwa kitab tersebutadalah sebaik-baik tulisan dan isinya lebih banyak memuat fiqh daripada kitabShahih Bukhari dan Shahih Muslim. Ibnul A'raby berkata, barangsiapa yangsudah menguasai Al-Qur'an dan kitab "Sunan Abu Dawud", maka dia tidak membutuhkan kitab-kitab lain lagi. Imam Al-Ghazali juga mengatakan bahwakitab "Sunan Abu Dawud" sudah cukup bagi seorang mujtahid untuk menjadilandasan hukum.Ia adalah imam dari imam-imam Ahlussunnah wal Jamaah yang hidup diBashroh kota berkembangnya kelompok Qadariyah,demikian juga berkembangdisana pemikiran Khowarij, Mu'tazilah, Murji'ah dan Syi'ah Rafidhoh sertaJahmiyah dan lain-lainnya, tetapi walaupun demikian beliau tetap dalamkeistiqomahan diatas Sunnah dan beliaupun membantah Qadariyah dengankitabnya Al Qadar, demikian pula bantahan beliau atas Khowarij dalam kitabnyaAkhbar Al Khawarij, dan juga membantah terhadap pemahaman yangmenyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah disampaikan olahRasulullah. Maka tentang hal itu bisa dilihat pada kitabnya As Sunan yangterdapat padanya bantahan-bantahan beliau terhadap Jahmiyah, Murji'ah danMu'tazilah.Ia wafat di kota Bashroh tanggal 16 Syawal 275 H dan disholatkan janazahnya oleh Abbas bin Abdul Wahid Al Haasyimy.
9. Imam Malik.
Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (Bahasa Arab: نب ك أ), lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H), dan meninggal pada tahun 800(179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.
5
Ialahir pada tahun 93 H, Ia menyusun kitab Al Muwaththa', dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, iamenunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.Kitab tersebut menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan AlMuwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu naskahnya berbeda beda danseluruhnya berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah. Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi alMashmudi.Sejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh,yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’. Ada pula ulama yang
5
Dr. H. Abdul Majid Khon.
ulumul hadits.
Hal

ulumul hadits.
Hal

menetapkan Sunan ad Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’. Ketika melukiskankitab besar ini, Ibn Hazm berkata,” Al Muwaththa’ adalah kitab tentang fiqh danhadits, aku belum mnegetahui bandingannya.Hadits-hadits yang terdapat dalam Al Muwaththa’ tidak semuanyaMusnad, ada yang Mursal, mu’dlal dan munqathi. Sebagian ‘Ulamamenghitungnya berjumlah 600 hadits musnad, 222 hadits mursal, 613 haditsmauquf, 285 perkataan tabi’in, disamping itu ada 61 hadits tanpa penyandara,hanya dikatakan telah sampai kepadaku” dan “ dari orang kepercayaan”, tetapihadits hadits tersebut bersanad dari jalur jalur lain yang bukan jalur dari ImamMalik sendiri, karena itu Ibn Abdil Bar an Namiri menentang penyusunan kitabyang berusaha memuttashilkan hadits hadits mursal , munqathi’ dan mu’dhal yangterdapat dalam Al Muwaththa’ Malik Imam Malik menerima hadits dari 900 orang (guru), 300 dari golonganTabi’in dan 600 dari tabi’in tabi’in, ia meriwayatkan hadits bersumber dari Nu’main al Mujmir, Zaib bin Aslam, Nafi’, Syarik bin Abdullah, az Zuhry, Abi azZiyad, Sa’id al Maqburi dan Humaid ath Thawil, muridnya yang paling akhir adalah Hudzafah as Sahmi al Anshari.Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali diantaranya adayang lebih tua darinya seperti az Zuhry dan Yahya bin Sa’id. Ada yang sebayaseperti al Auza’i., Ats Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al Laits bin Sa’ad, Ibnu Juraijdan Syu’bah bin Hajjaj. Adapula yang belajar darinya seperti Asy Safi’i, IbnuWahb, Ibnu Mahdi, al Qaththan dan Abi Ishaq.An Nasa’i berkata,” Tidak ada yang saya lihat orang yang pintar, muliadan jujur, terpercaya periwayatan haditsnya melebihi Malik, kami tidak tahu diaada meriwayatkan hadits dari rawi matruk, kecuali Abdul Karim”.(Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang menetap di Makkah,karena tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak banyak diketahui, Malik hanya sedikit mentahrijkan haditsnya tentang keutamaan amal atau menambah pada matan).Sedangkan Ibnu Hayyan berkata,” Malik adalah orang yang pertamamenyeleksi para tokoh ahli fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan keutamaanibadah”. Malik bin Anas menyusun kompilasi hadits dan ucapan para sahabatdalam buku yang terkenal hingga kini, Al Muwatta.Di antara guru beliau adalah Nafi’ bin Abi Nu’aim, Nafi’ al Muqbiri, Na’imul Majmar, Az Zuhri, Amir bin Abdullah bin Az Zubair, Ibnul Munkadir,Abdullah bin Dinar, dan lain-lain. Di antara murid beliau adalah Ibnul Mubarak,Al Qoththon, Ibnu Mahdi, Ibnu Wahb, Ibnu Qosim, Al Qo’nabi, Abdullah binYusuf, Sa’id bin Manshur, Yahya bin Yahya al Andalusi, Yahya bin Bakir,Qutaibah Abu Mush’ab, Al Auza’i, Sufyan Ats Tsaury, Sufyan bin Uyainah,Imam Syafi’i, Abu Hudzafah as Sahmi, Az Aubairi, dan lain-lain. Ia wafat padatahun 179 H
B. Musnad Ahmad.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad adalah salah satu darisembilan kitab hadits (kutubuttis'ah) yang dijadikan rujukan utama umat Islam Sunni.Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Musnad ini terbagi menjadi


 beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atau haditssahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits.Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlah hadits terbanyak.Dalam menyusun kitab Musnad nya, Imam Ahmad tidak memberikan nomor. Dikemudian hari ditambahkan nomor pada Musnad Ahmad untuk memudahkan perujukan hadits, antara lain sebagai berikut:1.Perujukan hadits pada penomoran al-Alamiyah berdasarkan hadits yangserupa. Setiap hadits yang serupa dihitung satu hadits.2.Perujukan hadits pada penomoran Ihya at-Turats berdasarkan sanad hadits.Setiap sanad dihitung satu hadits. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitab, buku, dan artikel keislaman.3.Perujukan pada nomor halaman dari naskah al-Maimuniyah. Naskah ini terdiridari 6 jilid. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitabkeislaman, termasuk kitab-kitab Syaikh al-Albani.

BAB IIIKESIMPULAN
 Nama asli abu hurairah adalah adalah Abdul Ar- Rahman ibnu Sakhr (Abdullahibnu Sakhr) ad- Daury at- Tamimy dari bani Daus bin Adnan) Al- Yamani beliaudiberi kehormatan oleh para ulama dengan al- imam, al- faqih, almujtahid, dan al-Hafidz. Beliau lahir tahun 21 sebelum hijrah atau 602 M, dan wafat di al- aqiq pada tahun 59 hijriyah.
 Nama lengkap Al- Bukhari adalah Abu Abdulah Muhammad bin Ismail binIbrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al- Bukhary. Beliau Lahir pada jum’attanggal 13 Syawal tahun 194 Hijriyah di kota Bukhara, maka dari itu beliaudijuluki Al- bukhara.
 Nama lengkap muslim adalah Abu Al- Husain bin Al- Hajjaj Al- Qusyairy an-nasyaburi. Beliau lahir pada tahun 205/ 206 hijriyah. Beliau meriwayatkan haditssebanyak 7275 hadits, tentang kapasitas beliau sebagai periwayat hadits, beliautermasuk gologan salah satu imam yang menguasai hadits, penghafal hadits, dantsiqah. Beliau wafat di Naisyabury pada tahun 261 hijriyah pada usia 55 tahun.
 Nama lengkap Ibnu adalah Abu Abdillah ibnu Yazid ibn Majah Ar- Rabi’I Al-Qazwini, beliau adalah seorang hafidz terkenal, penulis kitab As- sunann, beliaudi Nishbahkan kepada golongan Rabi’ah, dan bertempat tinggal di qazwain, suatukota iraq bagian Persia, yang sangat terkenal dan banyak mengeluarkan ulama’.Beliau lahir pada tahun 209 H dan wafat pada tahun 273 H.
 Nama lengkap An- Nasa’y adalah Abu Abdul Ar- Rahman Ahmad Ibnu Syuaibibn Ali ibn Bakar ibn Sunan An- Nasa’y lahir pada tahun 214 H. wafat pada tahun303 H.
Imam Ahmad bin Hanbal, lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin Hambal binHilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi., Ahmad bin Muhammad bin Hanbaldikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir di Marw (saat ini bernama Mary diTurkmenistan, utara Afghanistan dan utara Iran) pada tanggal 20 of Rabiul Awal164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241 Hijrah di kota Baghdad, Irak.
 Nama lengkap at -tirmidzi adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah Ibn MusaIbn Dhahhar As- Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
 Nama lengkap beliau adalah Abu Daud Sulaiman ibn Asy’ats ibn Syidad ibnAmar ibn Amir As- Sijitsani. Lahir di Basyrah pada tahun 205 H. wafat padatahun 275 H.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad adalah salah satu darisembilan kitab hadits (kutubussittah) yang dijadikan rujukan utama umat IslamSunni. Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Musnad ini terbagimenjadi beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atauhadits sahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits. Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlahhadits terbanyak.

DAFTAR PUSTAKA :
Drs, H, Mudassir.2005.
Ilmu hadits.
Pustaka setia : Bandung.
Dr, Wijaya, Utangranu, MA. 1996.
ilmu hadits
. Gaya media pratama : Jakarta.
Prof, Dr. Asy- Syidieqi, teungku M, hasyby. 2009.
llmu hadits edisi 3
. pustakariski putra: semarang.
http://wikipedia.com.
Dr. H. Abdul Majid Khon. 2009.
ulumul hadits.
Amzah : Jakarta.















 beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atau haditssahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits.Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlah hadits terbanyak.Dalam menyusun kitab Musnad nya, Imam Ahmad tidak memberikan nomor. Dikemudian hari ditambahkan nomor pada Musnad Ahmad untuk memudahkan perujukan hadits, antara lain sebagai berikut:1.Perujukan hadits pada penomoran al-Alamiyah berdasarkan hadits yangserupa. Setiap hadits yang serupa dihitung satu hadits.2.Perujukan hadits pada penomoran Ihya at-Turats berdasarkan sanad hadits.Setiap sanad dihitung satu hadits. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitab, buku, dan artikel keislaman.3.Perujukan pada nomor halaman dari naskah al-Maimuniyah. Naskah ini terdiridari 6 jilid. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitabkeislaman, termasuk kitab-kitab Syaikh al-Albani.

BAB IIIKESIMPULAN
 Nama asli abu hurairah adalah adalah Abdul Ar- Rahman ibnu Sakhr (Abdullahibnu Sakhr) ad- Daury at- Tamimy dari bani Daus bin Adnan) Al- Yamani beliaudiberi kehormatan oleh para ulama dengan al- imam, al- faqih, almujtahid, dan al-Hafidz. Beliau lahir tahun 21 sebelum hijrah atau 602 M, dan wafat di al- aqiq pada tahun 59 hijriyah.
 Nama lengkap Al- Bukhari adalah Abu Abdulah Muhammad bin Ismail binIbrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al- Bukhary. Beliau Lahir pada jum’attanggal 13 Syawal tahun 194 Hijriyah di kota Bukhara, maka dari itu beliaudijuluki Al- bukhara.
 Nama lengkap muslim adalah Abu Al- Husain bin Al- Hajjaj Al- Qusyairy an-nasyaburi. Beliau lahir pada tahun 205/ 206 hijriyah. Beliau meriwayatkan haditssebanyak 7275 hadits, tentang kapasitas beliau sebagai periwayat hadits, beliautermasuk gologan salah satu imam yang menguasai hadits, penghafal hadits, dantsiqah. Beliau wafat di Naisyabury pada tahun 261 hijriyah pada usia 55 tahun.
 Nama lengkap Ibnu adalah Abu Abdillah ibnu Yazid ibn Majah Ar- Rabi’I Al-Qazwini, beliau adalah seorang hafidz terkenal, penulis kitab As- sunann, beliaudi Nishbahkan kepada golongan Rabi’ah, dan bertempat tinggal di qazwain, suatukota iraq bagian Persia, yang sangat terkenal dan banyak mengeluarkan ulama’.Beliau lahir pada tahun 209 H dan wafat pada tahun 273 H.
 Nama lengkap An- Nasa’y adalah Abu Abdul Ar- Rahman Ahmad Ibnu Syuaibibn Ali ibn Bakar ibn Sunan An- Nasa’y lahir pada tahun 214 H. wafat pada tahun303 H.
Imam Ahmad bin Hanbal, lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin Hambal binHilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi., Ahmad bin Muhammad bin Hanbaldikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir di Marw (saat ini bernama Mary diTurkmenistan, utara Afghanistan dan utara Iran) pada tanggal 20 of Rabiul Awal164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241 Hijrah di kota Baghdad, Irak.
 Nama lengkap at -tirmidzi adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah Ibn MusaIbn Dhahhar As- Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
 Nama lengkap beliau adalah Abu Daud Sulaiman ibn Asy’ats ibn Syidad ibnAmar ibn Amir As- Sijitsani. Lahir di Basyrah pada tahun 205 H. wafat padatahun 275 H.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad adalah salah satu darisembilan kitab hadits (kutubussittah) yang dijadikan rujukan utama umat IslamSunni. Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Musnad ini terbagimenjadi beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atauhadits sahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits. Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlahhadits terbanyak.

DAFTAR PUSTAKA :
Drs, H, Mudassir.2005.
Ilmu hadits.
Pustaka setia : Bandung.
Dr, Wijaya, Utangranu, MA. 1996.
ilmu hadits
. Gaya media pratama : Jakarta.
Prof, Dr. Asy- Syidieqi, teungku M, hasyby. 2009.
llmu hadits edisi 3
. pustakariski putra: semarang.
http://wikipedia.com.
Dr. H. Abdul Majid Khon. 2009.
ulumul hadits.
Amzah : Jakarta.