PENGENALAN TERHADAP MUKAHRIJ (PERAWIHADITS)
DAN KARYANYA ( MUKHARIJ) AL SITTAHDAN MUSNAD AHMAD
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“ Study Al hadits”
Disusun Oleh :Ahsinatun Najibah RohmahBayu
Ragil Pristiwanto
FAKULTAS SYARI’AHJURUSAN MUAMALAHINSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPELSURABAYA
2009

BAB IPENDAHULUAN
Pengetahuan tentang Hadits merupakan hal yang
sangat penting bagi kita, selainagar kita bisa mengetahui asal- usul hadits,
kita juga bisa mengetahui lebih jauh danmengenal lebih jauh tentang para perawi
hadits yang masyhur, maupun yang tidak familiar di telinga kita, oleh
karena itu, dalam makalah ini membahas tentang biografi para perawi yang
merupakan salah satu pengetahuan tentang ilmu hadits, untuk mengetahui
juga, apakah hadits yang diriwayatkan oleh perawi tersebut bersifat
sahih,hasan, atau dhaif dan lain sebagainya.
BAB II
PEMBAHASANA. Biografi singkat perawi hadist.1.
Abu Hurairah.
Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab:
يدذلا رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih
dikenal dengan panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab: ةرره وبأ), adalah
seorang Sahabat Nabi yang terkenal. merupakan periwayat hadits yang paling
banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal
dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum
hijrah, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada masa
jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu
Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat danmemelihara kucing. Ketika
mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam
dinikahinya.Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan
haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak 5.374 hadits. Diantara yang
meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir
binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah berkata: "Tercatat lebih
dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat dan tabi'in yang meriwayatkan
haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau tahun 59 H, Abu Hurairah
jatuh sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di Baqi'.
1
2. Al- Bukhary
Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu
Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu Bardizbah Al-Bukhari (Arab: نب
ةرغما نب هاربا نب عمسا نب م يخا
بزدرب). But among Sunni Muslims he is known as Imam Bukhari. Tetapi dikalangan
umat Islam Sunni dia dikenal sebagai Imam Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20
Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara (yang merupakan bagian dari
Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan. ayahnya, Ismail Ibn
Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana yang dikenal hadits
meninggal sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga membuat suatu cara baru
yang kuat untuk membedakan antaraHadits shahih dan yang tidak Shahih, sedangkan
kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena pembahasan perawi- perawinya
diserahkan kepada yanglebih kompeten dibidangnya.Al- Bukhary mengajukan syarat-
syarat yang paling ketat disbanding yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping
harus memenuhi syarat- syarat seorang perawi, beliau juga mengharuskan
antara satu sanad dengan sanad yang lainnya juga memenuhi syarat
persambungannya ( mutassil) yaitu : harus muasyarah, danliqa’.karena ketatnya
persyaratan itu, sehingga kitab- kitab karya Al- Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu
hadits eds 3. Hal 220-222
PENGENALAN TERHADAP MUKAHRIJ (PERAWIHADITS) DAN KARYANYA (
MUKHARIJ) AL SITTAHDAN MUSNAD AHMAD
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“ Study Al hadits”
Disusun Oleh :Ahsinatun Najibah RohmahBayu Ragil Pristiwanto
FAKULTAS SYARI’AHJURUSAN MUAMALAHINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
SUNAN AMPELSURABAYA
2009
BAB IPENDAHULUAN
Pengetahuan tentang Hadits merupakan hal yang sangat penting
bagi kita, selainagar kita bisa mengetahui asal- usul hadits, kita juga bisa
mengetahui lebih jauh danmengenal lebih jauh tentang para perawi hadits yang
masyhur, maupun yang tidak familiar di telinga kita, oleh karena itu, dalam
makalah ini membahas tentang biografi para perawi yang merupakan salah satu
pengetahuan tentang ilmu hadits, untuk mengetahui juga, apakah hadits yang
diriwayatkan oleh perawi tersebut bersifat sahih,hasan, atau dhaif dan lain
sebagainya.
BAB II
PEMBAHASANA. Biografi singkat perawi hadist.1. Abu Hurairah.
Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: يدذلا
رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih dikenal dengan
panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab: ةرره وبأ), adalah seorang Sahabat
Nabi yang terkenal. merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan
dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani
Daus dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak kecil
sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada masa jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba
matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena
suka merawat danmemelihara kucing. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti
Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.Abu Hurairah adalah
sahabat yang paling banyak meriwayatkan haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak
5.374 hadits. Diantara yang meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu
Umar, Anas bin Malik, Jabir binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah
berkata: "Tercatat lebih dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat
dan tabi'in yang meriwayatkan haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau
tahun 59 H, Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di
Baqi'.
1
2. Al- Bukhary
Nama lengkapnya
adalah Muhammad Ibnu Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu Bardizbah
Al-Bukhari (Arab: نب ةرغما نب هاربا نب عمسا نب
م يخا بزدرب). But among Sunni Muslims he is known as Imam
Bukhari. Tetapi dikalangan umat Islam Sunni dia dikenal sebagai Imam
Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20 Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara
(yang merupakan bagian dari Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan.
ayahnya, Ismail Ibn Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana
yang dikenal hadits meninggal sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga
membuat suatu cara baru yang kuat untuk membedakan antaraHadits shahih dan yang
tidak Shahih, sedangkan kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena
pembahasan perawi- perawinya diserahkan kepada yanglebih kompeten
dibidangnya.Al- Bukhary mengajukan syarat- syarat yang paling ketat disbanding
yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping harus memenuhi syarat- syarat
seorang perawi, beliau juga mengharuskan antara satu sanad dengan sanad yang
lainnya juga memenuhi syarat persambungannya ( mutassil) yaitu : harus
muasyarah, danliqa’.karena ketatnya persyaratan itu, sehingga kitab- kitab
karya Al- Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu hadits eds 3.
Hal 220-222
dinilai sebagai kitab yang shahih dan paling tinggi tingkat
kesahihannya, dan beliau adalah orang pertama yang menyusun kitab sahih.
2
Beliau mempunyai daya hafalan yang kuat khususnya dalam
bidanghadits, pada masa kanak- kanak beliau menghafal 70.00 hadits, lengkap
dengananadnya. Tidak hanya itu beliau juga mengetahui hari lahir, hari wafat,
dantempat- tempat para perawi hadits, beliau selau mencatat apa yang beliau
hafal,karena itu beliau ahli dalam berbagai ilmu Hadits.Kitab- kitabnya berisi
9082 hadits, termasuk hadits- hadits muallaq,mauquf dan maqthu’. Diantara kitab-
kitabnya adalah, Al- Adab Al- Mufrad,Raf’u Al- Yadaini fish sholati, Al-
Qira’ah khalfa Al- Imam, Birr Al- Walidaini,At- Tarih Al- Kabir, Asyribah, Al-
Hibah, dan lain sebagainya. Karya- karya beliau sebagai berikut :1.Al-Jami
'Al-Sahih (ا جا), juga dikenal sebagai Sahih Bukhari2.Al Adab Al
Mufrad درفما دلا - Buku membahas karakter dan tingkahlaku
Nabi.3.al-Tarikh al-Kabir, sejarah yang besar, yang berisi Biografi
narrators,dengan nilai masing-masing4.al-Tarikh al-Saghir, sebuah ringkasan
tentang kehidupan Nabi, yangSahaba, yang Taabiin dan Taba5.Ad-Du'afaa
As-Saghir, Buku yang berisi daftar nama-nama narratorslemah dan alasan mengapa
hal ini adalah orang yang dianggap lemah.6.Asaamii As-Sahaabah, Buku yang
berisi nama, dan lineages Biografi Nabidari sahabat.7.Kitab al-Waihdaan,
Biografi dari sahabat yang lebih dikenal masing-masing terkait satu hadeeth
setiap.8.Kitab Al-Kuna, Buku yang berisi daftar kunya dari hadeeth narrators
satusehingga dapat membedakan antara mereka.9.Khalq Af-aal Al-'Ibaad Diperoleh
Khalq-aal Al-'Ibaad10.al-Tarikh Al-Awsat (tidak lagi wujud, namun disebutkan
oleh Abdullahibn Ahmad Al-Khaffaaf dan Zinjawaiy al-Libaad)11.al-Jaami'
Al-Kabir (tidak lagi wujud tetapi yang disebutkan oleh ibnTaahir)12.Al-Musnad
Al-Kabir (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Al-Firabree)13.Kitaab
Al-Ashribah (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Ad-Daaraqutny)Beliau wafat
pada 30 Ramadhan 256 hijriyah.
3. Muslim.
Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi
an-Naisaburi, atausering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada
tahun 204 Hijriahdan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261
Hijriah dandikuburkan di Naisaburi.
2
Drs, h. mudassir. Ilmu hadits. Hal 197- 199
menggali potensinya. Rihlah ini akhirnya menghasilkan buah yang sangat manisdan bermanfaat sekali bagi
kelangsungan gizi umat Islam, karena perjalanannyaini telah membidani lahirnya
buku yang sangat monumental sekali, yaitu kitab"Sunan Ibnu
Majah".Metodologi yang dianut oleh imam Ibnu Majah dalam pengumpulan dan penyusunan hadits, maka seyogianyalah kita
untuk mengulas dan menilik lebihlanjut dari metode sang imam dalam menyusun kitab "Sunan Ibnu Majah".Karena buku yang digunakan sebagai salah satu
referensi bagi umat Islam iniadalah buku unggulan beliau yang populer
sepanjang sekte kehidupan. Walaupun beliau sudah berusaha untuk
menghindarkannya dari kesalahan penulisan, namunsayang masih terdapat juga hadits-hadits yang dho’if bahkan maudhu' didalamnya. Dalam menulis buku Sunan ini, beliau
memulainya terlebih dahuludengan mengumpulkan hadits-hadits dan menyusunnya
menurut kitab atau bab- bab yang berkenaan dengan masalah fiqih,
hal ini seiring dengan metodologi paramuhadditsin yang lain.Diantara hasil karyanya selain As- sunan adalah
sebuah kitab tafsir dansebuah kitab sejarah. Beliau wafat pada bulan
Ramadhan tahun 273 H.
5. At-
Tirmidzy.
Nama
lengkap beliau adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah IbnMusa Ibn
Dhahhar As- Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits terkenal dan
salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
3
Beliau meriwayatkan Hadits dari Abdullah Bin
Muawiyah Al- Jumahi, Aliibnu Hujr al Marwazy, Suwaid ibn Nashr Al – Marwazy dan
lain sebagainya.Beliau adalah seorang
penghafal hadits yang menyusun kitab Al- Jami’dan kitab- kitab yang lain,. Menurut ibnu Katsir, kitab Al- Jmi’ adalah
kitabterbaik dari kitab- kitab karya At- Tirmidzy. Imam Tirmizi banyak
menulis kitab-kitab. Di antaranya:1.Kitab Al-Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmidzi2.Kitab Al-‘Ilal3.Kitab At-Tarikh4.Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah5.Kitab Az-Zuhd6.Kitab Al-Asma’ wal-KunaDi antara kitab-kitab tersebut yang paling besar
dan terkenal serta beredar luasadalah Al-Jami’.
6. An-
Nasa’y.
Imam Nasa`i dengan nama lengkapnya Ahmad bin
Syu'aib Al Khurasany,Beliau terkenal dengan
nama An Nasa`i karena dinisbahkan dengan kota
Nasa'isalah satu kota di Khurasan. Ia dilahirkan pada tahun
215 Hijriah demikianmenurut Adz
Dzahabi. Dan beliau meninggal dunia pada hari Senin tanggal 13Shafar 303
Hijriah di Palestina dan beliau dikuburkan di Baitul Maqdis.
3
Prof, Dr, Teungku M. Hasybi asyshiddieqi.
ilmu hadits eds 3
.hal 256.
Beliau
menerima Hadits dari Sa'id, Ishaq bin Rawahih dan ulama-ulamalainnya selain itu dari kalangan tokoh ulama ahli hadits yang berada diKhurasanb, Hijaz,
Irak, Mesir, Syam, dan Jazirah Arab. Ia termask diantara ulamayang ahli di bidang ini dan karena ketinggian
sanad hadtsnya. Ia lebih kuathafalannya menurut para ulama ahli hadits
dari Imam Muslim dan kitab Sunan An Nasa`i
lebih sedikit hadits dhaifnya (lemah) setelah Hadits Sahih Bukhari danSahih
Muslim. Ia pernah menetap di Mesir Para
guru beliau yang nama harumnya tercatat oleh pena sejarah antaralain; Qutaibah
bin Sa`id, Ishaq bin Ibrahim, Ishaq bin Rahawaih, al-Harits binMiskin,
Ali bin Kasyram, Imam Abu Dawud (penyusun Sunan Abi Dawud), sertaImam Abu Isa
al-Tirmidzi (penyusun al-Jami`/Sunan al-Tirmidzi)Sementara
murid-murid yang setia mendengarkan fatwa-fatwa danceramah-ceramah
beliau, antara lain; Abu al-Qasim al-Thabarani (pengarang tiga buku kitab Mu`jam), Abu Ja`far al-Thahawi,
al-Hasan bin al-Khadir al-Suyuti,Muhammad bin Muawiyah bin al-Ahmar
al-Andalusi, Abu Nashr al-Dalaby, danAbu
Bakr bin Ahmad al-Sunni. Nama yang disebut terakhir, disamping sebagaimurid juga tercatat sebagai “penyambung lidah” Imam al-Nasa`i dalammeriwayatkan kitab
Sunan al-Nasa`i.Sudah mafhum dikalangan
peminat kajian hadis dan ilmu hadis, paraimam hadis merupakan sosok yang memiliki ketekunan dan keuletan yang
patutditeladani. Dalam masa ketekunannya inilah, para imam hadis kerap kalimenghasilkan
karya tulis yang tak terhingga nilainya.Tidak
ketinggalan pula Imam al-Nasa`i. Karangan-karangan beliau yangsampai kepada
kita dan telah diabadikan oleh pena sejarah antara lain; al-Sunanal-Kubra,
al-Sunan al-Sughra (kitab ini merupakan bentuk perampingan dari kitabal-Sunan al-Kubra), al-Khashais, Fadhail al-Shahabah, dan
al-Manasik.
Menurutsebuah keterangan yang diberikan oleh Imam Ibn al-Atsir al-Jazairi dalamkitabnya Jami
al-Ushul, kitab ini disusun berdasarkan pandangan-pandangan fiqhmazhab Syafi`i.Untuk pertama kali, sebelum disebut dengan Sunan
al-Nasa`i, kitab inidikenal dengan al-Sunan al-Kubra. Setelah tuntas menulis kitab ini, beliaukemudian menghadiahkan kitab ini kepada Amir
Ramlah (Walikota Ramlah)sebagai tanda penghormatan. Amir kemudian
bertanya kepada al-Nasa`i, “Apakahkitab ini
seluruhnya berisi hadis shahih?” Beliau menjawab dengan kejujuran,“Ada yang shahih, hasan,
dan adapula yang hampir serupa dengannya”.Kemudian Amir berkata kembali, “Kalau demikian halnya, maka pisahkanlah hadis yang shahih-shahih saja”.
Atas permintaan Amir ini, beliaukemudian menyeleksi dengan ketat semua hadis yang telah tertuang
dalam kitabal-Sunan al-Kubra. Dan akhirnya beliau berhasil melakukan perampinganterhadap al-Sunan al-Kubra, sehingga menjadi
al-Sunan al-Sughra. Dari segi penamaan saja, sudah bisa dinilai bahwa
kitab yang kedua merupakan bentuk perampingan dari kitab yang
pertama.Imam al-Nasa`i sangat teliti dalam
menyeleksi hadis-hadis yang termuatdalam kitab pertama. Oleh karenanya, banyak
ulama berkomentar “Kedudukankitab al-Sunan al-Sughra dibawah derajat
Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.Di dua kitab terakhir, sedikit sekali hadis
dhaif yang terdapat di dalamnya”. Nah,
karena hadis-hadis yang termuat di dalam kitab kedua (al-Sunan al-Sughra)merupakan hadis-hadis pilihan yang telah diseleksi
dengan super ketat, makakitab ini
juga dinamakan al-Mujtaba. Pengertian al-Mujtaba bersinonim denganal-Maukhtar
(yang terpilih), karena memang kitab ini berisi hadis-hadis pilihan,hadis-hadis
hasil seleksi dari kitab al-Sunan al-Kubra.Disamping al-Mujtaba, dalam salah
satu riwayat, kitab ini juga dinamakandengan
al-Mujtana.
Pada masanya, kitab ini terkenal dengan sebutan al-Mujtaba,sehingga nama al-Sunan al-Sughra seperti tenggelam ditelan keharuman
nama al-Mujtaba. Dari al-Mujtaba inilah
kemudian kitab ini kondang dengan sebutanSunan
al-Nasa`i, sebagaimana kita kenal sekarang. Dan nampaknya untuk selanjutnya, kitab ini tidak akan mengalami perubahan
nama seperti
yang terjadisebelumnya.Setahun
menjelang kemangkatannya, beliau pindah dari Mesir keDamsyik. Dan tampaknya tidak ada konsensus ulama
tentang tempat meninggal beliau. Al-Daruqutni mengatakan, beliau di Makkah
dan dikebumikan diantaraShafa dan Marwah. Pendapat yang senada dikemukakan oleh Abdullah binMandah
dari Hamzah al-`Uqbi al-Mishri.Sementara
ulama yang lain, seperti Imam al-Dzahabi, menolak pendapattersebut. Ia
mengatakan, Imam al-Nasa`i meninggal di Ramlah, suatu daerah diPalestina.
Pendapat ini didukung oleh Ibn Yunus, Abu Ja`far al-Thahawi (muridal-Nasa`i) dan Abu Bakar al-Naqatah.
Menurut pandangan terakhir ini, Imam al- Nasa`i meninggal pada tahun 303 H/915M dan
dikebumikan di Bait al-Maqdis,Palestina. Inna lillah wa Inna Ilai Rajiun. Semoga jerih payahnya dalammengemban wasiat Rasullullah guna menyebarluaskan hadis mendapatkan balasan yang
setimpal di sisi Allah.
7. Imam
Ahmad.
Imam Ahmad
bin Hanbal, (Kunyah beliau Abu Abdillah lengkapnya:Ahmad bin Muhammad
bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi.,Ahmad bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir
diMarw (saat ini bernama Mary di Turkmenistan, utara Afghanistan dan
utara Iran) pada tanggal 20 of Rabiul
Awal 164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241Hijrah di kota Baghdad,
Irak.Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah
Al Qur’an hingga beliau hafal pada usia 15 tahun, beliau juga mahir
baca-tulis dengan sempurna hingga dikenalsebagai
orang yang terindah tulisannya. Lalu beliau mulai konsentrasi belajar ilmu
hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Beliau telah mempelajari Hadits
sejak kecil dan untuk mempelajari
Hadits ini beliau pernah pindah atau merantau keSyam (Syiria), Hijaz,
Yaman dan negara-negara lainnya sehingga beliau akhirnyamenjadi tokoh ulama yang bertakwa, saleh, dan zuhud. Abu Zur'ah
mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau hafal di luar kepala. Belaiumenghafal
sampai sejuta hadits.Beliau menikah pada
umur 40 tahun dan mendapatkan keberkahan yangmelimpah.
Beliau melahirkan
dari istri-istrinya anak-anak yang shalih, yangmewarisi ilmunya,
seperti Abdullah dan Shalih. Bahkan keduanya sangat banyak meriwayatkan
ilmu dari bapaknya.
Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggaldunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu
saya telah hafal apa yangkudengar
darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernahmenyuruhku,
“Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki,lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti
kuberitahu sanadnya, atausebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”. AbuZur’ah pernah
ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya?Anda atau Imam
Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab,
“Saya mendapati di bagiandepan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi,
karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak
mampu melakukannya”. Abu Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu
juta hadits”.Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan
sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar
darinya kecualimudzakarah hadits dan
menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dantenang serta dengan ungkapan
yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, makaia sangat ceria dan
menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat rendah hatiterhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata,“Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam
dalam hadits, Imam dalamFiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an,
Imam dalam kefaqiran, Imamdalam kezuhudan,
Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi memujinya,
“Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan padanya ilmu
orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin
ilmu”.Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebihdari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti
di Makkah,Kufah,
Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:Ismail bin
Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid,Husyaim bin
Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I, Waki’ bin
Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau menulis
kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab
"Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik
penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam
kitabnya selain yang dibutuhkan sebagaihujjah.
Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits. Diantara karya ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan
lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah Kitab Al
Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari
dua puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits Syu'bah
5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik as-Saghir.9.Kitab al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab al-Iman13.Kitab al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab Tha'ah ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah
sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan
tanggal dua belas Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau
dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu
pelayat perempuan.
8. Abu
Daud.
Imam Abu
Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)}, namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats
As-Sijistani, dalam kitab hadits:Abu Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah
salah seorang perawi hadits, yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800 diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk
mengumpulkan hadits, beliau bepergian
ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv, dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya.Bapak
beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga saudaranyaMuhammad bin Al
Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut haditsdan ilmu-ilmunya juga
merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut haditsdari para ulama ahli
hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadits sejak berusia belasan tahun.
Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H, dia sudah berada diBaghdad, dan
di sana beliau
menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku
menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan,
Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau
berhenti dalam mencarihadits.Penyusunan
Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi
kumpulan hadits-nya berfokus
4
http://wikipedia.com
murni pada
hadits tentang syariat. Setiap hadits dalam kumpulannya diperiksakesesuaiannya dengan Al-Qur'an, begitu pula sanadnya. Dia pernahmemperlihatkan kitab tersebut kepada Imam Ahmad untuk meminta saran perbaikan.Kitab Sunan Abu Dawud diakui oleh mayoritas dunia
Muslim sebagaisalah satu kitab hadits
yang paling autentik. Namun, diketahui bahwa kitab inimengandung beberapa hadits lemah (yang sebagian
ditandai beliau, sebagiantidak).Banyak
ulama yang meriwayatkan hadits dari beliau, di antaranya ImamTurmudzi dan Imam Nasa'i. Al Khatoby mengomentari
bahwa kitab tersebutadalah
sebaik-baik tulisan dan isinya lebih banyak memuat fiqh daripada kitabShahih Bukhari dan Shahih Muslim. Ibnul A'raby
berkata, barangsiapa yangsudah menguasai Al-Qur'an dan kitab "Sunan Abu
Dawud", maka dia tidak membutuhkan
kitab-kitab lain lagi. Imam Al-Ghazali juga mengatakan bahwakitab "Sunan Abu Dawud" sudah cukup bagi
seorang mujtahid untuk menjadilandasan hukum.Ia adalah imam dari imam-imam Ahlussunnah wal Jamaah yang hidup
diBashroh kota berkembangnya kelompok Qadariyah,demikian juga berkembangdisana pemikiran Khowarij, Mu'tazilah, Murji'ah dan Syi'ah Rafidhoh sertaJahmiyah dan lain-lainnya, tetapi walaupun demikian beliau tetap dalamkeistiqomahan diatas Sunnah dan beliaupun membantah Qadariyah dengankitabnya Al Qadar,
demikian pula bantahan beliau atas Khowarij dalam kitabnyaAkhbar Al Khawarij, dan juga membantah terhadap pemahaman yangmenyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah disampaikan olahRasulullah. Maka tentang hal itu bisa dilihat pada kitabnya As Sunan yangterdapat padanya bantahan-bantahan beliau terhadap Jahmiyah, Murji'ah danMu'tazilah.Ia wafat di kota
Bashroh tanggal 16 Syawal 275 H dan disholatkan janazahnya oleh
Abbas bin Abdul Wahid Al Haasyimy.
9. Imam
Malik.
Malik bin
Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi
al-Madani), (Bahasa Arab: نب ك أ), lahir di (Madinah pada tahun
714 (93 H), dan meninggal pada tahun 800(179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih
dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.
5
Ialahir pada tahun 93 H, Ia menyusun kitab Al Muwaththa', dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, iamenunjukan
kepada 70 ahli fiqh Madinah.Kitab tersebut
menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan AlMuwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu
naskahnya berbeda beda danseluruhnya
berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah. Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin
Yahyah al Laitsi al Andalusi alMashmudi.Sejumlah ‘Ulama berpendapat
bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh,yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’. Ada
pula ulama yang
5
Dr. H. Abdul Majid Khon.
ulumul hadits.
Hal
PEMBAHASANA.
Biografi singkat perawi hadist.1. Abu Hurairah.
Abdurrahman
bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: يدذلا رخص نب نمحراع)(lahir 598 - wafat 678), yang lebih dikenal dengan
panggilan Abu Hurairah(bahasa Arab:
ةرره وبأ), adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal. merupakan periwayat
hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum IslamSunni. Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus
dari Yaman. Ia diperkirakanlahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak
kecil sudah menjadi yatim. Nama aslinya pada
masa jahiliyah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggilsebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat danmemelihara kucing. Ketika mudanya ia bekerja pada
Basrah binti Ghazawan,yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak
meriwayatkan haditsdari Nabi Muhammad, yaitu sebanyak 5.374 hadits.
Diantara yang meriwayatkanhadist darinya adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir binAbdullah, dan lain-lain. Imam Bukhari pernah
berkata: "Tercatat lebih dari 800orang perawi hadits dari kalangan sahabat
dan tabi'in yang meriwayatkan haditsdari Abu Hurairah".Pada tahun 678 atau tahun 59 H, Abu Hurairah jatuh
sakit, meninggal diMadinah, dan dimakamkan di Baqi'.
1
2. Al-
Bukhary
Nama
lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Ismail Ibnu Ibrahim Ibnu al-Mughirah Ibnu
Bardizbah Al-Bukhari (Arab: نب ةرغما نب هاربا نب
عمسا نب م يخا بزدرب). But among Sunni
Muslims he is known as Imam Bukhari. Tetapi dikalangan umat Islam Sunni dia
dikenal sebagai Imam Bukhari.Imam Bukhari dilahirkan 20 Juli, 810 (Shawal 13, 194 H.) di kotaBukhara (yang merupakan bagian dari Khurasan saat itu), dalam apa yangsekarang Uzbekistan.
ayahnya, Ismail Ibn Ibrahim. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim,adalah seorang sarjana yang dikenal hadits meninggal
sementara Imam Bukharimuda itu.Beliau juga membuat suatu cara baru yang
kuat untuk membedakan antaraHadits shahih
dan yang tidak Shahih, sedangkan kitab- kitab yang sebelumnyatidak demikian karena pembahasan perawi- perawinya diserahkan
kepada yanglebih kompeten dibidangnya.Al- Bukhary
mengajukan syarat- syarat yang paling ketat disbanding yanglainnya, untuk sanad- sanad. Disamping harus
memenuhi syarat- syarat seorang perawi, beliau juga mengharuskan antara
satu sanad dengan sanad yang lainnya juga memenuhi syarat
persambungannya ( mutassil) yaitu : harus muasyarah, danliqa’.karena ketatnya persyaratan itu, sehingga kitab- kitab karya Al-
Bukhary
1
Prof, Dr, teungku m. hasybi asyshiddieqi. ilmu
hadits eds 3. Hal 220-22
dinilai sebagai kitab yang shahih dan paling tinggi tingkat
kesahihannya, dan beliau adalah orang pertama yang menyusun kitab sahih.
2
Beliau mempunyai daya hafalan yang kuat khususnya dalam
bidanghadits, pada masa kanak- kanak beliau menghafal 70.00 hadits, lengkap
dengananadnya. Tidak hanya itu beliau juga mengetahui hari lahir, hari wafat,
dantempat- tempat para perawi hadits, beliau selau mencatat apa yang beliau
hafal,karena itu beliau ahli dalam berbagai ilmu Hadits.Kitab- kitabnya berisi
9082 hadits, termasuk hadits- hadits muallaq,mauquf dan maqthu’. Diantara
kitab- kitabnya adalah, Al- Adab Al- Mufrad,Raf’u Al- Yadaini fish sholati, Al-
Qira’ah khalfa Al- Imam, Birr Al- Walidaini,At- Tarih Al- Kabir, Asyribah, Al-
Hibah, dan lain sebagainya. Karya- karya beliau sebagai berikut :1.Al-Jami
'Al-Sahih (ا جا), juga dikenal sebagai Sahih Bukhari2.Al Adab Al
Mufrad درفما دلا - Buku membahas karakter dan tingkahlaku
Nabi.3.al-Tarikh al-Kabir, sejarah yang besar, yang berisi Biografi
narrators,dengan nilai masing-masing4.al-Tarikh al-Saghir, sebuah ringkasan
tentang kehidupan Nabi, yangSahaba, yang Taabiin dan Taba5.Ad-Du'afaa
As-Saghir, Buku yang berisi daftar nama-nama narratorslemah dan alasan mengapa
hal ini adalah orang yang dianggap lemah.6.Asaamii As-Sahaabah, Buku yang
berisi nama, dan lineages Biografi Nabidari sahabat.7.Kitab al-Waihdaan,
Biografi dari sahabat yang lebih dikenal masing-masing terkait satu hadeeth
setiap.8.Kitab Al-Kuna, Buku yang berisi daftar kunya dari hadeeth narrators
satusehingga dapat membedakan antara mereka.9.Khalq Af-aal Al-'Ibaad Diperoleh
Khalq-aal Al-'Ibaad10.al-Tarikh Al-Awsat (tidak lagi wujud, namun disebutkan
oleh Abdullahibn Ahmad Al-Khaffaaf dan Zinjawaiy al-Libaad)11.al-Jaami'
Al-Kabir (tidak lagi wujud tetapi yang disebutkan oleh ibnTaahir)12.Al-Musnad
Al-Kabir (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Al-Firabree)13.Kitaab
Al-Ashribah (tidak lagi wujud, namun disebutkan oleh Ad-Daaraqutny)Beliau wafat
pada 30 Ramadhan 256 hijriyah.
3. Muslim.
Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi,
atausering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204
Hijriahdan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah
dandikuburkan di Naisaburi.
2
Drs, h. mudassir. Ilmu hadits. Hal 197- 19
Beliau juga
sudah belajar hadits sejak kecil seperti Imam Bukhari dan pernahmendengar dari guru-guru Al Bukhari dan ulama lain
selain mereka. Orang yangmenerima Hadits dari beliau ini, termasuk tokoh-tokoh ulama pada
masanya. Ia juga telah menyusun
beberapa karangan yang bermutu dan bermanfaat. Yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnya
yang dikenal dengan Shahih Muslim.Kitab ini disusun lebih sistematis
dari Shahih Bukhari. Kedua kitab hadits shahihini;
Shahih Bukhari dan Shahih Muslim biasa disebut dengan Ash Shahihain.Kadua tokoh hadits ini biasa disebut Asy Syaikhani
atau Asy Syaikhaini, yang berarti dua orang tua yang maksudnya dua tokoh
ulama ahli Hadits. Imam Al-Ghazali
dalam kitab Ihya Ulumuddin terdapat istilah akhraja hu yang berartimereka berdua meriwayatkannya. Ia belajar hadits
sejak masih dalam usia dini,yaitu mulai tahun 218 H. Ia pergi ke Hijaz, Irak,
Syam, Mesir dan negara-negaralainnya.Di Khurasan, ia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak binRahawaih; di Ray
ia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu `Ansan. DiIrak ia belajar hadits
kepada Imam Ahmad dan Abdullah bin Maslamah; di Hijaz belajar kepada Sa`id bin Mansur dan Abu Mas`Abuzar; di Mesir
berguru kepada`Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan kepada ulama ahli
hadits yanglain.Beliau berkali-kali
mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits, dan
kunjungannya yang terakhir pada 259 H, di waktu ImamBukhari datang ke
Naisabur, beliau sering datang kepadanya untuk berguru, sebabia mengetahui jasa
dan ilmunya. Dan ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antaraBukhari dan Az-Zihli, ia bergabung kepada Bukhari,
sehingga hal ini menjadisebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. Muslim
dalam Sahihnya maupundalam kitab lainnya, tidak memasukkan hadits-hadits
yang diterima dari Az-Zihli padahal ia
adalah gurunya. Hal serupa ia lakukan terhadap Bukhari. Ia tidak meriwayatkan hadits dalam Sahihnya, yang
diterimanya dari Bukhari, padahaliapun sebagai gurunya. Nampaknya pada hemat
Muslim, yang lebih baik adalahtidak
memasukkan ke dalam Sahihnya hadits-hadits yang diterima dari keduagurunya
itu, dengan tetap mengakui mereka sebagai guru.Imam Muslim wafat pada Minggu sore, dan dikebumikan di kampung Nasr Abad, salah satu daerah di luar Naisabur, pada hari Senin, 25 Rajab 261 H 5 Mei 875. dalam usia 55 tahun.Imam
Muslim meninggalkan
karya tulis yang tidak sedikit jumlahnya, diantaranya
:1.Al-Jami` ash-Shahih atau lebih dikenal sebagai Sahih Muslim2.Al-Musnad al-Kabir (kitab yang menerangkan nama-nama para perawihadits)3.Kitab al-Asma wal-Kuna4.Kitab al-Ilal5.Kitab al-Aqran6.Kitab Su`alatihi Ahmad bin Hambal7.Kitab al-Intifa` bi Uhubis-Siba`8.Kitab al-Muhadrami
9.Kitab Man Laisa Lahu illa Rawin Wahid10.Kitab
Auladish-Shahabah11.Kitab Auhamil-Muhadditsin
4. Ibnu Majah.
suatu hari tepatnya pada tahun 209/284 Masehi Allah
menurunkan anugerahnyakepada rakyat daerah Qazwin, karena di tempat itulah
seorang imam yang jujur dan cerdas dilahirkan. Imam itu adalah Abu Abdullah
Muhammad bin Yazid Ar-Raba bin Majah Al-Qazwin Al-hafidz, namun iman tersebut dengan
sebutan IbnuMajah. Sebutan Majah ini dinisbatkan kepada ayahnya Yazid, yang
juga dikenaldengan sebutan Majah Maula Rab'at. Ada juga yang mengatakan bahwa Majahadalah
ayah dari Yazid. Walaupun demikian, tampaknya pendapat pertama yanglebih
valid.Beliau mulai mengecap dan menginjakkan kakinya di dunia pendidikansejak
usia remaja, dan menekuni pada bidang hadits sejak menginjak usia 15tahun pada
seorang guru yang ternama pada kala itu, yaitu Ali bin MuhammadAt-Tanafasy
(wafat tanggal 233 H). Bakat dan minat yang sangat besar yangdimilikinyalah
yang akhirnya membawa beliau berkelana ke penjuru negeri untuk menelusuri ilmu
hadits. Sepanjang hayatnya beliau telah mendedikasikan pikirandan jiwanya
dengan menulis beberapa buku Islam, seperti buku fikih, tafsir,hadits, dan
sejarah. Dalam bidang sejarah beliau menulis buku "At-Tarakh"
yangmengulas sejarah atau biografi para muhaddits sejak awal hingga masanya,
dalam bidang tafsir beliau menulis buku "Al-Qur’an Al- Karomah dan dalam
bidanghadits beliau menulis buku "Sunan Ibnu Majah". Disayangkan
sekali karena buku"At-Tareakh" dan "Al-Qur'an Al-Karim" itu
tidak sampai pada generasiselanjutnya karena dirasa kurang monumental.Suatu
hari umat Islam di dunia ditipa ujian, kesedihan menimpa kalbumereka. Karena
setelah memberikan kontribusi yang berarti bagi umat, akhirnyasang imam yang
dicintai ini dipanggil oleh yang Maha Kuasa pada hari Senintanggal 22 Ramadhan
273 H/887 M. Almarhum dimakamkan hari Selasa di tanahkelahirannya Qazwin,
Iraq.Ada pendapat yang mengatakan beliau meninggal pada tahun 275 H,namun
pendapat yang pertama lebih valid. Walaupun beliau sudah lama sampaike Akhir
perajalanan hidupnya, namun hingga kini beliau tetap dikenang dandisanjung oleh
seluruh umat Islam dunia. Dan ini adalah bukti bahwa beliaumemang seorang
ilmuan sejati.Perjalanan Menuntut Ilmu, Sama halnya dengan para
imam-imamterdahulu yang gigih menuntut ilmu, seorang imam terkenal Ibnu Majah
jugamelakukan perjalanan yang cukup panjang untuk mencari secercah cahaya
ilmuIlahi, karena ilmu yang dituntut langsung dari sumbernya memiliki nilai
lebihtersendiri daripada belajar di luar daerah ilmu itu berasal. Oleh sebab
itu beliausudah melakukan rihlah ilmiyah-nya ke beberapa daerah; seperti
kota-kota di Iraq,Hijaz, Syam, Mesir, Bashrah, Kufah, Mekah, Madinah, Damaskus,
Ray (Teheran)dan Konstatinopel.Dalam pengembaraannya beliau bertemu banyak guru
yang dicarinya, darimerekalah nantinya ia menggali sedalam-dalamnya ilmu
pengetahuan dan
menggali potensinya. Rihlah ini akhirnya menghasilkan buah
yang sangat manisdan bermanfaat sekali bagi kelangsungan gizi umat Islam,
karena perjalanannyaini telah membidani lahirnya buku yang sangat monumental
sekali, yaitu kitab"Sunan Ibnu Majah".Metodologi yang dianut oleh
imam Ibnu Majah dalam pengumpulan dan penyusunan hadits, maka seyogianyalah
kita untuk mengulas dan menilik lebihlanjut dari metode sang imam dalam
menyusun kitab "Sunan Ibnu Majah".Karena buku yang digunakan sebagai
salah satu referensi bagi umat Islam iniadalah buku unggulan beliau yang
populer sepanjang sekte kehidupan. Walaupun beliau sudah berusaha untuk
menghindarkannya dari kesalahan penulisan, namunsayang masih terdapat juga
hadits-hadits yang dho’if bahkan maudhu' didalamnya. Dalam menulis buku Sunan
ini, beliau memulainya terlebih dahuludengan mengumpulkan hadits-hadits dan
menyusunnya menurut kitab atau bab- bab yang berkenaan dengan masalah fiqih,
hal ini seiring dengan metodologi paramuhadditsin yang lain.Diantara hasil
karyanya selain As- sunan adalah sebuah kitab tafsir dansebuah kitab sejarah.
Beliau wafat pada bulan Ramadhan tahun 273 H.
5. At- Tirmidzy.
Nama lengkap beliau
adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah IbnMusa Ibn Dhahhar As- Sulamy Al-
Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu pengahafal hadits
terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
3
Beliau meriwayatkan Hadits dari Abdullah Bin Muawiyah Al-
Jumahi, Aliibnu Hujr al Marwazy, Suwaid ibn Nashr Al – Marwazy dan lain
sebagainya.Beliau adalah seorang penghafal hadits yang menyusun kitab Al- Jami’dan
kitab- kitab yang lain,. Menurut ibnu Katsir, kitab Al- Jmi’ adalah
kitabterbaik dari kitab- kitab karya At- Tirmidzy. Imam Tirmizi banyak menulis
kitab-kitab. Di antaranya:1.Kitab Al-Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan
at-Tirmidzi2.Kitab Al-‘Ilal3.Kitab At-Tarikh4.Kitab Asy-Syama’il
an-Nabawiyyah5.Kitab Az-Zuhd6.Kitab Al-Asma’ wal-KunaDi antara kitab-kitab
tersebut yang paling besar dan terkenal serta beredar luasadalah Al-Jami’.
6. An- Nasa’y.
Imam Nasa`i dengan nama lengkapnya Ahmad bin Syu'aib Al
Khurasany,Beliau terkenal dengan nama An Nasa`i karena dinisbahkan dengan kota Nasa'isalah satu kota di Khurasan. Ia dilahirkan pada tahun
215 Hijriah demikianmenurut Adz Dzahabi. Dan beliau meninggal dunia pada hari
Senin tanggal 13Shafar 303 Hijriah di Palestina dan beliau dikuburkan di Baitul
Maqdis.
3
Prof, Dr, Teungku M. Hasybi asyshiddieqi.
ilmu hadits eds 3
.hal 256
Beliau menerima Hadits dari Sa'id, Ishaq bin Rawahih dan
ulama-ulamalainnya selain itu dari kalangan tokoh ulama ahli hadits yang berada
diKhurasanb, Hijaz, Irak, Mesir, Syam, dan Jazirah Arab. Ia termask diantara
ulamayang ahli di bidang ini dan karena ketinggian sanad hadtsnya. Ia lebih
kuathafalannya menurut para ulama ahli hadits dari Imam Muslim dan kitab Sunan
An Nasa`i lebih sedikit hadits dhaifnya (lemah) setelah Hadits Sahih Bukhari
danSahih Muslim. Ia pernah menetap di Mesir Para guru beliau yang nama harumnya
tercatat oleh pena sejarah antaralain; Qutaibah bin Sa`id, Ishaq bin Ibrahim,
Ishaq bin Rahawaih, al-Harits binMiskin, Ali bin Kasyram, Imam Abu Dawud
(penyusun Sunan Abi Dawud), sertaImam Abu Isa al-Tirmidzi (penyusun
al-Jami`/Sunan al-Tirmidzi)Sementara murid-murid yang setia mendengarkan
fatwa-fatwa danceramah-ceramah beliau, antara lain; Abu al-Qasim al-Thabarani (pengarang
tiga buku kitab Mu`jam), Abu Ja`far al-Thahawi, al-Hasan bin al-Khadir
al-Suyuti,Muhammad bin Muawiyah bin al-Ahmar al-Andalusi, Abu Nashr al-Dalaby,
danAbu Bakr bin Ahmad al-Sunni. Nama yang disebut terakhir, disamping
sebagaimurid juga tercatat sebagai “penyambung lidah” Imam al-Nasa`i
dalammeriwayatkan kitab Sunan al-Nasa`i.Sudah mafhum dikalangan peminat kajian
hadis dan ilmu hadis, paraimam hadis merupakan sosok yang memiliki ketekunan
dan keuletan yang patutditeladani. Dalam masa ketekunannya inilah, para imam
hadis kerap kalimenghasilkan karya tulis yang tak terhingga nilainya.Tidak
ketinggalan pula Imam al-Nasa`i. Karangan-karangan beliau yangsampai kepada
kita dan telah diabadikan oleh pena sejarah antara lain; al-Sunanal-Kubra,
al-Sunan al-Sughra (kitab ini merupakan bentuk perampingan dari kitabal-Sunan
al-Kubra), al-Khashais, Fadhail al-Shahabah, dan al-Manasik. Menurutsebuah
keterangan yang diberikan oleh Imam Ibn al-Atsir al-Jazairi dalamkitabnya Jami
al-Ushul, kitab ini disusun berdasarkan pandangan-pandangan fiqhmazhab
Syafi`i.Untuk pertama kali, sebelum disebut dengan Sunan al-Nasa`i, kitab
inidikenal dengan al-Sunan al-Kubra. Setelah tuntas menulis kitab ini,
beliaukemudian menghadiahkan kitab ini kepada Amir Ramlah (Walikota Ramlah)sebagai
tanda penghormatan. Amir kemudian bertanya kepada al-Nasa`i, “Apakahkitab ini
seluruhnya berisi hadis shahih?” Beliau menjawab dengan kejujuran,“Ada yang shahih, hasan,
dan adapula yang hampir serupa dengannya”.Kemudian Amir berkata kembali, “Kalau
demikian halnya, maka pisahkanlah hadis yang shahih-shahih saja”. Atas
permintaan Amir ini, beliaukemudian menyeleksi dengan ketat semua hadis yang
telah tertuang dalam kitabal-Sunan al-Kubra. Dan akhirnya beliau berhasil
melakukan perampinganterhadap al-Sunan al-Kubra, sehingga menjadi al-Sunan
al-Sughra. Dari segi penamaan saja, sudah bisa dinilai bahwa kitab yang kedua
merupakan bentuk perampingan dari kitab
yang pertama.Imam al-Nasa`i sangat teliti dalam menyeleksi hadis-hadis yang
termuatdalam kitab pertama. Oleh karenanya, banyak ulama berkomentar
“Kedudukankitab al-Sunan al-Sughra dibawah derajat Shahih al-Bukhari dan Shahih
Muslim.Di dua kitab terakhir, sedikit sekali hadis dhaif yang terdapat di
dalamnya”. Nah,
karena hadis-hadis yang termuat di dalam kitab kedua
(al-Sunan al-Sughra)merupakan hadis-hadis pilihan yang telah diseleksi dengan
super ketat, makakitab ini juga dinamakan al-Mujtaba. Pengertian al-Mujtaba
bersinonim denganal-Maukhtar (yang terpilih), karena memang kitab ini berisi
hadis-hadis pilihan,hadis-hadis hasil seleksi dari kitab al-Sunan
al-Kubra.Disamping al-Mujtaba, dalam salah satu riwayat, kitab ini juga
dinamakandengan al-Mujtana. Pada masanya, kitab ini terkenal dengan sebutan
al-Mujtaba,sehingga nama al-Sunan al-Sughra seperti tenggelam ditelan keharuman
nama al-Mujtaba. Dari al-Mujtaba inilah kemudian kitab ini kondang dengan
sebutanSunan al-Nasa`i, sebagaimana kita kenal sekarang. Dan nampaknya untuk
selanjutnya, kitab ini tidak akan mengalami perubahan nama seperti yang terjadisebelumnya.Setahun
menjelang kemangkatannya, beliau pindah dari Mesir keDamsyik. Dan tampaknya
tidak ada konsensus ulama tentang tempat meninggal beliau. Al-Daruqutni
mengatakan, beliau di Makkah dan dikebumikan diantaraShafa dan Marwah. Pendapat
yang senada dikemukakan oleh Abdullah binMandah dari Hamzah al-`Uqbi
al-Mishri.Sementara ulama yang lain, seperti Imam al-Dzahabi, menolak
pendapattersebut. Ia mengatakan, Imam al-Nasa`i meninggal di Ramlah, suatu
daerah diPalestina. Pendapat ini didukung oleh Ibn Yunus, Abu Ja`far al-Thahawi
(muridal-Nasa`i) dan Abu Bakar al-Naqatah. Menurut pandangan terakhir ini, Imam
al- Nasa`i meninggal pada tahun 303 H/915M dan dikebumikan di Bait
al-Maqdis,Palestina. Inna lillah wa Inna Ilai Rajiun. Semoga jerih payahnya
dalammengemban wasiat Rasullullah guna menyebarluaskan hadis mendapatkan
balasan yang setimpal di sisi Allah.
7. Imam Ahmad.
Imam Ahmad bin Hanbal, (Kunyah beliau Abu Abdillah
lengkapnya:Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi.,Ahmad
bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir diMarw (saat
ini bernama Mary di Turkmenistan, utara Afghanistan dan utara Iran) pada
tanggal 20 of Rabiul Awal 164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241Hijrah di
kota Baghdad, Irak.Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah Al Qur’an hingga
beliau hafal pada usia 15 tahun, beliau juga mahir baca-tulis dengan sempurna
hingga dikenalsebagai orang yang terindah tulisannya. Lalu beliau mulai
konsentrasi belajar ilmu hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Beliau telah
mempelajari Hadits sejak kecil dan untuk mempelajari Hadits ini beliau pernah
pindah atau merantau keSyam (Syiria), Hijaz, Yaman dan negara-negara lainnya
sehingga beliau akhirnyamenjadi tokoh ulama yang bertakwa, saleh, dan zuhud.
Abu Zur'ah mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau
hafal di luar kepala. Belaiumenghafal sampai sejuta hadits.Beliau menikah pada
umur 40 tahun dan mendapatkan keberkahan yangmelimpah. Beliau melahirkan dari
istri-istrinya anak-anak yang shalih, yangmewarisi ilmunya, seperti Abdullah
dan Shalih. Bahkan keduanya sangat banyak meriwayatkan ilmu dari bapaknya
Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya
yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggaldunia
saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa yangkudengar
darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernahmenyuruhku,
“Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki,lalu tanyakanlah
yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu sanadnya, atausebaliknya, kamu
tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”. AbuZur’ah pernah ditanya,
“Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya?Anda atau Imam Ahmad bin
Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?”
beliau menjawab, “Saya mendapati di bagiandepan kitabnya tidak tercantum
nama-nama perawi, karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya
tidak mampu melakukannya”. Abu Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal
satu juta hadits”.Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan
sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar
darinya kecualimudzakarah hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh
hormat dantenang serta dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan
manusia, makaia sangat ceria dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat
rendah hatiterhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i
berkata,“Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam
dalamFiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran,
Imamdalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi
memujinya, “Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan
padanya ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai
disiplin ilmu”.Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya
lebihdari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di
Makkah,Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka
adalah:Ismail bin Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin
Khalid,Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I,
Waki’ bin Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau
menulis kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab
"Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik
penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam kitabnya selain yang dibutuhkan
sebagaihujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits. Diantara karya
ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya
dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab
ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah Kitab Al
Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari dua
puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab
inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits
Syu'bah
5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab
Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik
as-Saghir.9.Kitab al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab
al-Iman13.Kitab al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab
Tha'ah ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah
menghembuskan nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal
dua belas Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri
delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
8. Abu Daud.
Imam Abu Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)},
namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, dalam kitab hadits:Abu
Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah salah seorang perawi hadits,
yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800
diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk mengumpulkan hadits, beliau
bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv,
dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas
perjalanannya.Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi
hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga
saudaranyaMuhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut
haditsdan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut
haditsdari para ulama ahli hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang
hadits sejak berusia belasan tahun. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221
H, dia sudah berada diBaghdad, dan di sana
beliau menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku
menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau
telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan,
Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh
Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan
beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam
mencarihadits.Penyusunan Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya
diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadits-nya berfokus
4
Beliau adalah seorang yang sangat cerdas sehingga Putranya
yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim
meninggaldunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa
yangkudengar darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku
pernahmenyuruhku, “Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu
kehendaki,lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu
sanadnya, atausebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu
matannya”. AbuZur’ah pernah ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih
kuat hafalannya?Anda atau Imam Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”.
Beliau masihditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab, “Saya mendapati di
bagiandepan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi, karena beliau hafal
nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak mampu melakukannya”. Abu
Zur’ahmengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu juta hadits”.Ahmad bin
Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan sangat baik pergaulannya
serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar darinya kecualimudzakarah
hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dantenang serta
dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, makaia sangat ceria
dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Beliau sangat rendah hatiterhadap
guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata,“Ahmad bin Hambal
imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam dalamFiqih, Imam dalam bahasa,
Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imamdalam kezuhudan, Imam dalam
wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim AlHarbi memujinya, “Saya melihat Abu
Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allahgabungkan padanya ilmu orang-orang
terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin ilmu”.Imam Ahmad
bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebihdari dua ratus delapan
puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di Makkah,Kufah, Bashrah,
Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:Ismail bin Ja’far,
Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid,Husyaim bin Basyir bin
Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Asy-Syafi’I, Waki’ bin Jarrah, Ismail bin
Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq.Beliau menulis kitab al-Musnad
al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnyakitab "Musnad" dan sebaik baik
karangan beliau dan sebaik baik penelitianHadits. Beliau tidak memasukkan dalam
kitabnya selain yang dibutuhkan sebagaihujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih
dari 25.000 hadits. Diantara karya ImamAhmad adalah ensiklopedia hadits atau
Musnad, disusun oleh anaknya dariceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari
40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.Imam Ahmad bin Hanbal
rahimahullah Kitab Al Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini
memuat lebih dari dua puluh tujuh ribuhadits.1.Kitab at-Tafsir, namun
Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab inihilang”.2.Kitab an-Nasikh wa
al-Mansukh3.Kitab at-Tarikh4.Kitab Hadits Syu'bah
5.Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an6.Kitab
Jawabah al-Qur`an7.Kitab al-Manasik al-Kabir 8.Kitab al-Manasik as-Saghir.9.Kitab
al-'Ilal10.Kitab al-Manasik 11.Kitab az-Zuhd12.Kitab al-Iman13.Kitab
al-Masa'il14.Kitab al-Asyribah15.Kitab al-Fadha'il16.Kitab Tha'ah
ar-Rasul17.Kitab al-Fara'idh18.Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah
4
Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan
nafasterakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal dua belas
Rabi’ulAwwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri delapan ratus
ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
8. Abu Daud.
Imam Abu Dawud {202 H (817 M) - Basrah 276 H (888 M)},
namalengkap: Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, dalam kitab
hadits:Abu Daud, Abi Daud, atau Abu Dawud adalah salah seorang perawi hadits,
yangmengumpulkan sekitar 50.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4.800
diantaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud. Untuk mengumpulkan hadits, beliau
bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv,
dantempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas
perjalanannya.Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi
hadits yangmeriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga
saudaranyaMuhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut
haditsdan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut
haditsdari para ulama ahli hadits.Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang
hadits sejak berusia belasan tahun. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221
H, dia sudah berada diBaghdad, dan di sana
beliau menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang beliau katakan: "Aku
menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". Walaupunsebelumnya beliau
telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan, sepertikhurasan, Baghlan,
Harron, Roi dan Naisabur.Setelah beliau masuk kota Baghdad, beliau diminta oleh
Amir AbuAhmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan
beliaumenerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam
mencarihadits.Penyusunan Sunan Abu Dawud, Imam Abu Daud menyusun kitabnya
diBaghdad. Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadits-nya berfokus
4
http://wikipedia.com
murni pada hadits tentang syariat. Setiap hadits dalam
kumpulannya diperiksakesesuaiannya dengan Al-Qur'an, begitu pula sanadnya. Dia
pernahmemperlihatkan kitab tersebut kepada Imam Ahmad untuk meminta saran
perbaikan.Kitab Sunan Abu Dawud diakui oleh mayoritas dunia Muslim sebagaisalah
satu kitab hadits yang paling autentik. Namun, diketahui bahwa kitab
inimengandung beberapa hadits lemah (yang sebagian ditandai beliau,
sebagiantidak).Banyak ulama yang meriwayatkan hadits dari beliau, di antaranya
ImamTurmudzi dan Imam Nasa'i. Al Khatoby mengomentari bahwa kitab
tersebutadalah sebaik-baik tulisan dan isinya lebih banyak memuat fiqh daripada
kitabShahih Bukhari dan Shahih Muslim. Ibnul A'raby berkata, barangsiapa
yangsudah menguasai Al-Qur'an dan kitab "Sunan Abu Dawud", maka dia
tidak membutuhkan kitab-kitab lain lagi. Imam Al-Ghazali juga mengatakan
bahwakitab "Sunan Abu Dawud" sudah cukup bagi seorang mujtahid untuk
menjadilandasan hukum.Ia adalah imam dari imam-imam Ahlussunnah wal Jamaah yang
hidup diBashroh kota berkembangnya kelompok Qadariyah,demikian juga
berkembangdisana pemikiran Khowarij, Mu'tazilah, Murji'ah dan Syi'ah Rafidhoh
sertaJahmiyah dan lain-lainnya, tetapi walaupun demikian beliau tetap
dalamkeistiqomahan diatas Sunnah dan beliaupun membantah Qadariyah
dengankitabnya Al Qadar, demikian pula bantahan beliau atas Khowarij dalam
kitabnyaAkhbar Al Khawarij, dan juga membantah terhadap pemahaman
yangmenyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah disampaikan
olahRasulullah. Maka tentang hal itu bisa dilihat pada kitabnya As Sunan
yangterdapat padanya bantahan-bantahan beliau terhadap Jahmiyah, Murji'ah
danMu'tazilah.Ia wafat di kota
Bashroh tanggal 16 Syawal 275 H dan disholatkan janazahnya oleh Abbas bin Abdul
Wahid Al Haasyimy.
9. Imam Malik.
Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin
`Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (Bahasa Arab:
نب ك أ), lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H), dan meninggal pada
tahun 800(179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab
Maliki.
5
Ialahir pada tahun 93 H, Ia menyusun kitab Al Muwaththa',
dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu,
iamenunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.Kitab tersebut menghimpun 100.000
hadits, dan yang meriwayatkan AlMuwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu
naskahnya berbeda beda danseluruhnya berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal
hanya 20 buah. Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al
Laitsi al Andalusi alMashmudi.Sejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber
hadits itu ada tujuh,yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’. Ada pula ulama yang
5
Dr. H. Abdul Majid Khon.
ulumul hadits.
Hal
ulumul hadits.
Hal
menetapkan Sunan ad Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’.
Ketika melukiskankitab besar ini, Ibn Hazm berkata,” Al Muwaththa’ adalah kitab
tentang fiqh danhadits, aku belum mnegetahui bandingannya.Hadits-hadits yang
terdapat dalam Al Muwaththa’ tidak semuanyaMusnad, ada yang Mursal, mu’dlal dan
munqathi. Sebagian ‘Ulamamenghitungnya berjumlah 600 hadits musnad, 222 hadits
mursal, 613 haditsmauquf, 285 perkataan tabi’in, disamping itu ada 61 hadits
tanpa penyandara,hanya dikatakan telah sampai kepadaku” dan “ dari orang
kepercayaan”, tetapihadits hadits tersebut bersanad dari jalur jalur lain yang
bukan jalur dari ImamMalik sendiri, karena itu Ibn Abdil Bar an Namiri
menentang penyusunan kitabyang berusaha memuttashilkan hadits hadits mursal ,
munqathi’ dan mu’dhal yangterdapat dalam Al Muwaththa’ Malik Imam Malik
menerima hadits dari 900 orang (guru), 300 dari golonganTabi’in dan 600 dari
tabi’in tabi’in, ia meriwayatkan hadits bersumber dari Nu’main al Mujmir, Zaib
bin Aslam, Nafi’, Syarik bin Abdullah, az Zuhry, Abi azZiyad, Sa’id al Maqburi
dan Humaid ath Thawil, muridnya yang paling akhir adalah Hudzafah as Sahmi al
Anshari.Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali diantaranya
adayang lebih tua darinya seperti az Zuhry dan Yahya bin Sa’id. Ada yang sebayaseperti al
Auza’i., Ats Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al Laits bin Sa’ad, Ibnu Juraijdan
Syu’bah bin Hajjaj. Adapula yang belajar darinya seperti Asy Safi’i, IbnuWahb,
Ibnu Mahdi, al Qaththan dan Abi Ishaq.An Nasa’i berkata,” Tidak ada yang saya
lihat orang yang pintar, muliadan jujur, terpercaya periwayatan haditsnya
melebihi Malik, kami tidak tahu diaada meriwayatkan hadits dari rawi matruk,
kecuali Abdul Karim”.(Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang
menetap di Makkah,karena tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak banyak
diketahui, Malik hanya sedikit mentahrijkan haditsnya tentang keutamaan amal
atau menambah pada matan).Sedangkan Ibnu Hayyan berkata,” Malik adalah orang
yang pertamamenyeleksi para tokoh ahli fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan
keutamaanibadah”. Malik bin Anas menyusun kompilasi hadits dan ucapan para
sahabatdalam buku yang terkenal hingga kini, Al Muwatta.Di antara guru beliau
adalah Nafi’ bin Abi Nu’aim, Nafi’ al Muqbiri, Na’imul Majmar, Az Zuhri, Amir
bin Abdullah bin Az Zubair, Ibnul Munkadir,Abdullah bin Dinar, dan lain-lain.
Di antara murid beliau adalah Ibnul Mubarak,Al Qoththon, Ibnu Mahdi, Ibnu Wahb,
Ibnu Qosim, Al Qo’nabi, Abdullah binYusuf, Sa’id bin Manshur, Yahya bin Yahya
al Andalusi, Yahya bin Bakir,Qutaibah Abu Mush’ab, Al Auza’i, Sufyan Ats
Tsaury, Sufyan bin Uyainah,Imam Syafi’i, Abu Hudzafah as Sahmi, Az Aubairi, dan
lain-lain. Ia wafat padatahun 179 H
B. Musnad Ahmad.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad adalah
salah satu darisembilan kitab hadits (kutubuttis'ah) yang dijadikan rujukan
utama umat Islam Sunni.Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Musnad ini
terbagi menjadi
beberapa musnad besar
yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atau haditssahabat. Musnad sahabat
atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits.Di antara
kutubuttis'ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlah hadits terbanyak.Dalam
menyusun kitab Musnad nya, Imam Ahmad tidak memberikan nomor. Dikemudian hari
ditambahkan nomor pada Musnad Ahmad untuk memudahkan perujukan hadits, antara
lain sebagai berikut:1.Perujukan hadits pada penomoran al-Alamiyah berdasarkan
hadits yangserupa. Setiap hadits yang serupa dihitung satu hadits.2.Perujukan
hadits pada penomoran Ihya at-Turats berdasarkan sanad hadits.Setiap sanad
dihitung satu hadits. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitab,
buku, dan artikel keislaman.3.Perujukan pada nomor halaman dari naskah
al-Maimuniyah. Naskah ini terdiridari 6 jilid. Penomoran ini banyak digunakan
dalam penulisan kitabkeislaman, termasuk kitab-kitab Syaikh al-Albani.
BAB IIIKESIMPULAN
Nama asli abu
hurairah adalah adalah Abdul Ar- Rahman ibnu Sakhr (Abdullahibnu Sakhr) ad-
Daury at- Tamimy dari bani Daus bin Adnan) Al- Yamani beliaudiberi kehormatan
oleh para ulama dengan al- imam, al- faqih, almujtahid, dan al-Hafidz. Beliau
lahir tahun 21 sebelum hijrah atau 602 M, dan wafat di al- aqiq pada tahun 59
hijriyah.
Nama lengkap Al-
Bukhari adalah Abu Abdulah Muhammad bin Ismail binIbrahim bin Al-Mughirah bin
Bardizbah Al- Bukhary. Beliau Lahir pada jum’attanggal 13 Syawal tahun 194
Hijriyah di kota Bukhara,
maka dari itu beliaudijuluki Al- bukhara.
Nama lengkap muslim
adalah Abu Al- Husain bin Al- Hajjaj Al- Qusyairy an-nasyaburi. Beliau lahir
pada tahun 205/ 206 hijriyah. Beliau meriwayatkan haditssebanyak 7275 hadits,
tentang kapasitas beliau sebagai periwayat hadits, beliautermasuk gologan salah
satu imam yang menguasai hadits, penghafal hadits, dantsiqah. Beliau wafat di
Naisyabury pada tahun 261 hijriyah pada usia 55 tahun.
Nama lengkap Ibnu
adalah Abu Abdillah ibnu Yazid ibn Majah Ar- Rabi’I Al-Qazwini, beliau adalah
seorang hafidz terkenal, penulis kitab As- sunann, beliaudi Nishbahkan kepada
golongan Rabi’ah, dan bertempat tinggal di qazwain, suatukota iraq bagian Persia,
yang sangat terkenal dan banyak mengeluarkan ulama’.Beliau lahir pada tahun 209
H dan wafat pada tahun 273 H.
Nama lengkap An-
Nasa’y adalah Abu Abdul Ar- Rahman Ahmad Ibnu Syuaibibn Ali ibn Bakar ibn Sunan
An- Nasa’y lahir pada tahun 214 H. wafat pada tahun303 H.
Imam Ahmad bin Hanbal, lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin
Hambal binHilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi., Ahmad bin Muhammad bin
Hanbaldikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir di Marw (saat ini bernama Mary
diTurkmenistan, utara Afghanistan
dan utara Iran) pada tanggal
20 of Rabiul Awal164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241 Hijrah di kota Baghdad,
Irak.
Nama lengkap at
-tirmidzi adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah Ibn MusaIbn Dhahhar As-
Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu
pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
Nama lengkap beliau
adalah Abu Daud Sulaiman ibn Asy’ats ibn Syidad ibnAmar ibn Amir As- Sijitsani.
Lahir di Basyrah pada tahun 205 H. wafat padatahun 275 H.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad
adalah salah satu darisembilan kitab hadits (kutubussittah) yang dijadikan
rujukan utama umat IslamSunni. Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal.
Musnad ini terbagimenjadi beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa
musnad sahabat atauhadits sahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini
kemudian memuat beberapa hadits. Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan
kitab dengan jumlahhadits terbanyak.
DAFTAR PUSTAKA :
•
Drs, H, Mudassir.2005.
Ilmu hadits.
Pustaka setia : Bandung.
•
Dr, Wijaya, Utangranu,
MA. 1996.
ilmu hadits
. Gaya media pratama : Jakarta.
•
Prof, Dr. Asy- Syidieqi, teungku M, hasyby. 2009.
llmu hadits edisi 3
. pustakariski putra: semarang.
•
http://wikipedia.com.
•
Dr. H. Abdul Majid Khon. 2009.
ulumul hadits.
Amzah : Jakarta.
beberapa musnad besar
yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atau haditssahabat. Musnad sahabat
atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits.Di antara kutubuttis'ah,
kitab ini merupakan kitab dengan jumlah hadits terbanyak.Dalam menyusun kitab
Musnad nya, Imam Ahmad tidak memberikan nomor. Dikemudian hari ditambahkan
nomor pada Musnad Ahmad untuk memudahkan perujukan hadits, antara lain sebagai
berikut:1.Perujukan hadits pada penomoran al-Alamiyah berdasarkan hadits
yangserupa. Setiap hadits yang serupa dihitung satu hadits.2.Perujukan hadits
pada penomoran Ihya at-Turats berdasarkan sanad hadits.Setiap sanad dihitung
satu hadits. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan kitab, buku, dan
artikel keislaman.3.Perujukan pada nomor halaman dari naskah al-Maimuniyah.
Naskah ini terdiridari 6 jilid. Penomoran ini banyak digunakan dalam penulisan
kitabkeislaman, termasuk kitab-kitab Syaikh al-Albani.
BAB IIIKESIMPULAN
Nama asli abu
hurairah adalah adalah Abdul Ar- Rahman ibnu Sakhr (Abdullahibnu Sakhr) ad-
Daury at- Tamimy dari bani Daus bin Adnan) Al- Yamani beliaudiberi kehormatan
oleh para ulama dengan al- imam, al- faqih, almujtahid, dan al-Hafidz. Beliau
lahir tahun 21 sebelum hijrah atau 602 M, dan wafat di al- aqiq pada tahun 59
hijriyah.
Nama lengkap Al-
Bukhari adalah Abu Abdulah Muhammad bin Ismail binIbrahim bin Al-Mughirah bin
Bardizbah Al- Bukhary. Beliau Lahir pada jum’attanggal 13 Syawal tahun 194
Hijriyah di kota Bukhara,
maka dari itu beliaudijuluki Al- bukhara.
Nama lengkap muslim
adalah Abu Al- Husain bin Al- Hajjaj Al- Qusyairy an-nasyaburi. Beliau lahir
pada tahun 205/ 206 hijriyah. Beliau meriwayatkan haditssebanyak 7275 hadits, tentang
kapasitas beliau sebagai periwayat hadits, beliautermasuk gologan salah satu
imam yang menguasai hadits, penghafal hadits, dantsiqah. Beliau wafat di
Naisyabury pada tahun 261 hijriyah pada usia 55 tahun.
Nama lengkap Ibnu
adalah Abu Abdillah ibnu Yazid ibn Majah Ar- Rabi’I Al-Qazwini, beliau adalah
seorang hafidz terkenal, penulis kitab As- sunann, beliaudi Nishbahkan kepada
golongan Rabi’ah, dan bertempat tinggal di qazwain, suatukota iraq bagian
Persia, yang sangat terkenal dan banyak mengeluarkan ulama’.Beliau lahir pada
tahun 209 H dan wafat pada tahun 273 H.
Nama lengkap An-
Nasa’y adalah Abu Abdul Ar- Rahman Ahmad Ibnu Syuaibibn Ali ibn Bakar ibn Sunan
An- Nasa’y lahir pada tahun 214 H. wafat pada tahun303 H.
Imam Ahmad bin Hanbal, lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin
Hambal binHilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi., Ahmad bin Muhammad bin
Hanbaldikenal juga sebagai Imam Hambali) lahir di Marw (saat ini bernama Mary
diTurkmenistan, utara Afghanistan
dan utara Iran) pada tanggal
20 of Rabiul Awal164 A.H. (781 M) dan wafat pada tahun 241 Hijrah di kota Baghdad,
Irak.
Nama lengkap at
-tirmidzi adalah Abu Isa Mhammad Ibn Isa Ibn saurah Ibn MusaIbn Dhahhar As-
Sulamy Al- Bughi At- Tirmidzy. Lahir pada 209 H, beliauadalah salah satu
pengahafal hadits terkenal dan salah seorang panutan dalam bidang Hadits.
Nama lengkap beliau
adalah Abu Daud Sulaiman ibn Asy’ats ibn Syidad ibnAmar ibn Amir As- Sijitsani.
Lahir di Basyrah pada tahun 205 H. wafat padatahun 275 H.
Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad
adalah salah satu darisembilan kitab hadits (kutubussittah) yang dijadikan
rujukan utama umat IslamSunni. Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal.
Musnad ini terbagimenjadi beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa
musnad sahabat atauhadits sahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini
kemudian memuat beberapa hadits. Di antara kutubuttis'ah, kitab ini merupakan
kitab dengan jumlahhadits terbanyak.
DAFTAR PUSTAKA :
•
Drs, H, Mudassir.2005.
Ilmu hadits.
Pustaka setia : Bandung.
•
Dr, Wijaya, Utangranu,
MA. 1996.
ilmu hadits
. Gaya media pratama : Jakarta.
•
Prof, Dr. Asy- Syidieqi, teungku M, hasyby. 2009.
llmu hadits edisi 3
. pustakariski putra: semarang.
•
http://wikipedia.com.
•
Dr. H. Abdul Majid Khon. 2009.
ulumul hadits.
Amzah : Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar