khitan dalam presfektif figh kontektual
khitan berasal dari akar kata bahasa arab -khatana,yaktanu,khatnan yang berarti memotong. Secara terminologi pengertian khitan dibedakan antara laki-laki dan perempuan .Menurut imam Almawardi ,ulamak figih madzab imam syafi'i,khitan bagi laki-laki adalah memotong kulit yang menutupi ujung zakar,sehinga menjadi terbuka.Sedang khitan bagi perempuan adalah membuang bagian dalam faraj yakni kelentil/jaringan kecil yang tedapat pada ujung lubang vulva bagian atas vulva bagian atas kemaluan perempuan.Khitan bagi laki-laki di namakan juga I'zar dan khitan bagi perempuan dinamakan khafd. namun keduanya lazim di sebut khitan.Khitan/ sunat perempuan dalam bahasa medisnya disebut clitoridectomy,Sedangkan dalam bahasa inggris lebih dikenal dengan sebutan "Female Genital Multilation" disingkat menjadi FGM. Hukum khitan menurut imam Abu Hanifah adalah sunah ,beliau berpedoman pada sebuah hadist yang bermaksud : "berkhitan itu sunah bagi laki-laki dan penghormatan bagi perempuan," serta referensi lain adalah hadist abu dawut "bahwa nabi Muhamad pernah berkata kepada salah seorang perempuan juru khitan anak perempuan ,sedikit sajalah dipotong,sebab hal itu menambah cantik wajahnya dan kehormatan bagi suaminya."
Sejarah khitan
Khitan merupakan kelanjutan dari tradisi nabi Ibrohim AS, dialah orang pertama kali dikhitan .selain proses operasi bedah kulit bersifat fisik ,khitan nabi Ibrohim juga dimaksudkan sebagai simbol dan ikatan perjanjian suci (mitsaq) antara nabi dengan tuhanya, Allah. Seseorang tidak diperkenankan memasuki kawasan kalam suci ilahi sebelum mendapat stempet tuhan berupa khitan, khitan melambangkan kesucian itu kemudian diikuti pengikut nabi Ibrohim baik laki-laki maupun perempuan,hingga kini. Para antopologi menemukan budaya khitan telah populer dimasyarakat sejak Pra Islam dengan dibuktikan dengan ditemukan mumi perempuan di mesir kuno abad 16 sebelum masahi yang memiliki tanda clitoridectomy( pemotongan yang merusak alat kelamin) Pada abad ke-2 sm khitan dijadikan ritual perkawinan, dalam penelitian lain ,khitan telah dilakukan oleh bangsa pengembara semit, hamit, hamitoit, di asia barat daya dan afrika timur, bangsa negro dan afrika selatan. Di Indonesia sendiri tepatnnya dimusium batavia terdapat benda kuno yang menyerupai zakari yang telah dikhitan.Pada zaman romawi kuno budak perempuan dikhitan sebagai tanda masih perawan dengan cara memotong seluruh bibir vulva kemudian menjahinya sebagai segel masih original hal serupa khitan dilakukan pada zaman firaun berkuasa banya ditemukan mumi perempuan yang dikhitan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar